Mensesneg: Prabowo Beri Teguran ke Menteri di Retret Kabinet, Minta Kerja Lebih Cepat

Mensesneg: Prabowo Beri Teguran ke Menteri di Retret Kabinet, Minta Kerja Lebih Cepat

Prabowo mengatakan, para anggota kabinetnya selama ini aktif mengajukan gagasan sekaligus mengeksekusi kebijakan tanpa menunggu petunjuk.-Disway/Anisha Aprilia -

JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo Subianto memberikan teguran kepada sejumlah menteri dalam retret di Hambalang, Selasa, 6 Januari 2026.

Pras menyebut dalam retret tersebut, Prabowo meminta agar menteri di Kabinet Merah Putih bekerja lebih cepat lagi.

BACA JUGA:Buntut Tendangan Kung Fu Liga 4, PSSI Minta Perangkat Pertandingan Perhatikan Keselamatan Pemain

BACA JUGA:Kurang Puas Obok-Obok Venezuela, Trump Juga Mau Caplok Greenland

"Teguran dalam artian melecut semangat, iya. Karena Bapak Presiden memang benar-benar menghendaki kita semua bekerja dengan jauh lebih cepat lagi, terutama di beberapa bidang yang bersifat penciptaan lapangan pekerjaan dan padat karya," kata Prasetyo di Hambalang, Selasa.

Ia mencontohkan sejumlah program itu diantaranya pembangunan kampung nelayan. Pras mengatakan Prabowo meminta agar kampung nelayan dipercepat agar meningkatkan produksi protein.

"Jadi beliau memang ingin sesegera mungkin program-program tersebut karena bersifat selain padat karya juga itu akan meningkatkan produksi protein kita dari sektor perikanan untuk kita bisa meningkatkan asupan protein bagi seluruh rakyat kita," jelasnya.

BACA JUGA:Geruduk Disnakertrans Jabar, Demo Buruh Tolak Kebijakan Gubernur Soal UMSK Bakal Dilanjutkan ke Istana Jakarta

BACA JUGA:Setengah Abad Berkarya untuk Negeri, Trakindo Fokus Gaungkan Efisiensi Industri Alat Berat

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi mendalam atas kinerja anggota Kabinet Merah Putih karena telah berani mengambil inisiatif dan keputusan penting sepanjang satu tahun kepemimpinannya.

Prabowo mengatakan, para anggota kabinetnya selama ini aktif mengajukan gagasan sekaligus mengeksekusi kebijakan tanpa menunggu petunjuk.

Ia menilai sikap tersebut mencerminkan keberanian lantaran mengambil keputusan selalu mengandung risiko.

BACA JUGA:Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Dinilai Stabil, Industri AMDK Bersiap Tancap Gas

BACA JUGA:Kemenkeu Optimis Perekonomian Indonesia Membaik di Tahun 2026, Manufaktur Ekspansif

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads