Sanksi FFP Ancam Manchester City, Bakal Batal Belanja Pemain Baru

Sanksi FFP Ancam Manchester City, Bakal Batal Belanja Pemain Baru

Sanksi FFP Ancam Manchester City, Bakal Batal Belanja Pemain Baru-@mancity-Instagram

JAKARTA, DISWAY.ID - Manchester City menghadapi ketidakpastian serius terkait potensi sanksi Financial Fair Play (FFP) yang hingga kini belum juga diumumkan.

Mantan penasihat keuangan klub, Stefan Borson, menyebut bahwa situasi ini mulai memicu “beberapa kekhawatiran” di internal klub jelang musim baru 2025/26.

Sidang FFP Manchester City Sudah Selesai, Tapi Belum Ada Putusan

Kasus dugaan pelanggaran FFP yang melibatkan juara Liga Primer Inggris tersebut telah berjalan lebih dari dua tahun.

Sidang independen terkait kasus ini telah ditutup pada akhir Desember 2024.

BACA JUGA:Manchester City Pilih Tino Livramento Jadi Pengganti Kyle Walker

Namun, hingga akhir Juni 2025, belum ada keputusan resmi yang diumumkan.

Potensi hukuman yang bisa dijatuhkan terhadap Manchester City mencakup pengurangan poin, embargo transfer, hingga denda finansial.

Meski begitu, pengusiran dari Liga Primer dianggap sebagai opsi yang sangat tidak mungkin.

Manchester City Ingin Kepastian Sebelum Musim Baru Dimulai

Stefan Borson menyatakan bahwa pihak Manchester City berharap keputusan akhir bisa keluar sebelum musim kompetisi 2025/26 dimulai pada Agustus mendatang.

Pep Guardiola dan manajemen klub tetap bersikukuh bahwa mereka tidak bersalah, namun menyadari bahwa sanksi bisa saja diumumkan dalam waktu dekat.

BACA JUGA:Real Madrid Rela Jual Rodrygo Seharga Rp1,7 Triliun, The Next Neymar Jadi Rebutan Arsenal dan Manchester City

"Kita sudah memasuki periode di mana City mulai khawatir terhadap hasil keputusan ini,” kata Borson kepada Football Insider.

"Mereka tentu ingin segalanya diselesaikan sebelum musim baru dimulai agar tidak mengganggu persiapan tim," tambahnya.

Borson juga menjelaskan bahwa proses penyusunan keputusan bisa memakan waktu, terutama jika panel independen memiliki agenda lain.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads