Berikan Layanan Kesehatan, Kilang Pertamina dan doctorSHARE Jangkau Daerah Terpencil dengan Rumah Sakit Kapal
Keterbatasan fasilitas dan akses kesehatan di daerah terpencil turut menjadi perhatian PT Kilang Pertamina Internasional (KPI)-Dok.Kilang Pertamina (KPI)-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Keterbatasan fasilitas dan akses kesehatan di daerah terpencil turut menjadi perhatian PT Kilang Pertamina Internasional (KPI).
Menyadari adanya tantangan tersebut, sinergi Pertamina Group, KPI dan PT Pertamina International Shipping (PIS) berkolaborasi dengan Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE), memberikan layanan kesehatan di Kampung Kabare, Distrik Waigeo Utara, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Uniknya, layanan kesehatan tersebut diberikan pada masyarakat setempat melalui Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II yang kini bersandar di teluk Kampung Kabare.
BACA JUGA:Kilang Pertamina Internasional Dorong Keberlanjutan Operasional Kilang Lewat Enam Pilar Strategis
BACA JUGA:Dukung Energi Hijau, Kilang Pertamina Dorong Produksi Green Coke untuk Industri Nasional

Sinergi Pertamina Group, KPI dan PT Pertamina International Shipping (PIS) berkolaborasi dengan Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE), memberikan layanan kesehatan di Kampung Kabare, Distrik Waigeo Utara, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya-Dok.Kilang Pertamina (KPI)-
Pjs Corporate Secretary KPI, Milla Suciyani mengatakan, kolaborasi ini merupakan wujud komitmen KPI dan PIS terhadap kesehatan masyarakat yang berada di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar).
Bidang kesehatan sendiri adalah salah satu pilar dalam Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang selama ini dijalankan KPI.
Milla menyanpaikan, Distrik Waigeo lokasinya berjarak sekitar tiga jam menggunakan kapal laut dari salah satu unit operasi KPI di Papua Barat Daya, yakni Kilang Kasim.
“Komitmen KPI untuk memberikan layanan kesehatan pada masyarakat sejalan dengan misi doctorSHARE yang selama ini memang dikenal sebagai salah satu gerakan sosial yang membuka akses kesehatan bagi masyarakat tak mampu, lewat jalur laut. Karena itu pula, kami menilai kolaborasi ini sangat baik dan relevan,” ujar Milla.
Milla melanjutkan, layanan kesehatan yang diberikan Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II berlangsung dari Juni hingga Agustus 2025 mendatang.
BACA JUGA:Dukung Transisi Energi: Kilang Pertamina Internasional Terapkan Strategi Khusus
BACA JUGA:Libur Panjang Iduladha, Kilang Pertamina Berhasil Amankan Produksi BBM
Fasilitas kesehatan yang dimiliki rumah sakit apung ini terbilang cukup lengkap, meliputi ruang rawat inap, ruang nifas, ruang bersalin, ruang operasi, Instalasi Gawat Darurat, Poli Gigi, Poli Umum dan Spesialis, apotek, laboratorium, bank darah dan ruang radiologi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: