PCO: Desa Siaga TB Komitmen Presiden Sejahterakan Masyarakat

PCO: Desa Siaga TB Komitmen Presiden Sejahterakan Masyarakat

Demikian disampaikan Deputi Bidang Materi Komunikasi dan Informasi Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office-PCO) Isra Ramli di Acara Monitoring dan Evaluasi Piloting Gerakan Bersama Desa dan Kelurahan Siaga TB, di Kantor Kepala D-PCO-

JAKARTA, DISWAY.ID - Eliminasi penyakit tuberkulosis (TB) merupakan bagian dari program strategis pemerintah di sektor kesehatan.

Upaya dini meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) ini dilakukan bersamaan dengan sejumlah program lain di sektor pendidikan dan sosial ekonomi. 

Demikian disampaikan Deputi Bidang Materi Komunikasi dan Informasi Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office-PCO) Isra Ramli di Acara Monitoring dan Evaluasi Piloting Gerakan Bersama Desa dan Kelurahan Siaga TB,  di Kantor Kepala Desa Sukadami, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin 14 Juli 2025.

BACA JUGA:Jelang Indonesia vs Brunei, GBK Terpantau Sepi, Panitia: 10 Ribu Suporter Bakal Hadir

BACA JUGA:Dua Ikon Jakarta Bersatu, Transjakarta Resmi Jadi Sponsor Persija di Super League 2025/2026

Desa dan Kelurahan Siaga TB  adalah bagian Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di tahun 2025.

“Ini komitmen Presiden Prabowo yang betul-betul memperhatikan kesejahteraan masyarakat,” tegas Deputi I PCO yang hadir bersama Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono dan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan.

Selain di sektor kesehatan, di bulan yang sama, pemerintah  juga meluncurkan Sekolah Rakyat dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Program di sektor pendidikan dan sosial ekonomi ini sama-sama akan bermuara untuk memutus mata rantai kemiskinan dan menguatkan ekonomi masyarakat di tingkat bawah.

BACA JUGA:Adidas Resmi Jadi Bola Resmi I League, Kompetisi Liga Indonesia Bakal Lebih Profesional

BACA JUGA:Mukjizat Hijab Megawati, Brand Hijab Terbesar Dunia Sponsori Manisa BBSK, Begini Faktanya

Dalam kegiatan di desa yang bertetangga dengan sejumlah kawasan industri tersebut, Wamenkes mengungkapkan masih tinggi kasus TB di Indonesia, menduduki posisi kedua dunia setelah India.

Khususnya di Cikarang ini, karena banyak pabrik, kualitas udara kurang sehat.

Ia berharap peran ibu-ibu yang selama ini menjadi kader kesehatan di desa dapat lebih dioptimalkan dalam menyukseskan program pemerintah mengeliminasi TB. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads