PCO: Desa Siaga TB Komitmen Presiden Sejahterakan Masyarakat

PCO: Desa Siaga TB Komitmen Presiden Sejahterakan Masyarakat

Demikian disampaikan Deputi Bidang Materi Komunikasi dan Informasi Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office-PCO) Isra Ramli di Acara Monitoring dan Evaluasi Piloting Gerakan Bersama Desa dan Kelurahan Siaga TB, di Kantor Kepala D-PCO-

BACA JUGA:Mbeumo Tanda Tangan, MU Siap Sepakati 2 Pemain Baru Setara Rp1,5 Triliun? Ini Skuad Impian Lawan Leeds United

BACA JUGA:Hari Pertama Operasi Patuh Jaya 2025, Jumlah Pelanggar yang Terjaring ETLE Menurun 36,69 Persen

Sedangkan pemerintah tetap melakukan berbagai  upaya untuk mendukung tugas para kader kesehatan.

Antara lain dengan adanya kerjasama Dana Global (The Global Fund), sebuah  lembaga keuangan internasional, yang bersedia mendanai  program penanggulangan  sejumlah penyakit menular, termasuk TB. 

Dana dapat digunakan untuk berbagai kegiatan kader kesehatan, termasuk dalam upaya pencegahan, pengobatan, dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang TB.

Ia menegaskan tugas  kader adalah memverifikasi ke rumah-rumah warga berdasarkan riwayat kesehatan dari rumah sakit. Wamenkes memahami banyak tantangan terkait stigma masyarakat penderita TB yang tak mau diperiksa.

BACA JUGA:Nadiem Makarim Irit Bicara Usai Diperiksa 9 Jam Oleh Penyidik Kejagung

BACA JUGA:KPK Dalami Dugaan Praktik Pemerasan TKA di Kemnaker, Eks Stafsus Maria Magdalena Bungkam Usai Diperiksa

“Ini tantangan kader. Saya  yakin ibu-ibu kader bekerja bukan karena insentif, tapi memang terpanggil melayani masyarakat. Tapi kami dari Kemenkes ada dana kalau ibu-ibu bisa mengobati  dan mengawasi sampai selesai,  akan ada dana tambahan dari Global Fund,” janji Dante.

Sebelumnya, informasi dari seorang kader kesehatan setempat, terungkap saat ini Pemerintah Desa Sukadami sudah mampu menganggarkan honor bulanan bagi giat para kader kasehatan dalam Program Eliminasi TB.

“Semoga perhatian yang diberikan desa kepada para kader kesehatan ini dapat menginspirasi desa lainnya,” katanya.

Sementara itu,  Wamen PPPA memastikan perempuan dan anak  Indonesia memiliki ruang perlindungan. Ia mengingatkan peran ibu-ibu selalu ada dalam berbagai kegiatan, termasuk dalam program Desa Siaga TB ini.

”Saya yakin perempuan akan bergerak, sepanjang mereka difasilitasi. Kementerian PPPA akan supportfully,” tegas Veronica.

BACA JUGA:Panadol Dukung 1.000 Bidan Tingkatkan Edukasi Pengobatan Mandiri Terpercaya di HUT IBI ke-74

BACA JUGA:Penyebab Kematian Diplomat Kemlu Masih Misteri, Pengamat: Hasil Visum dan Autopsi Harusnya Sudah Keluar

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads