Kurang Olahraga, Dinkes Sebut 62 Persen ASN DKI Alami Obesitas

Kurang Olahraga, Dinkes Sebut 62 Persen ASN DKI Alami Obesitas

Kurang Olahraga, Dinkes Sebut 62 Persen ASN DKI Alami Obesitas-Disway/Cahyono-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menyebut, 62,09 persen aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengalami obesitas.

Hal ini dipengaruhi oleh faktor pola hidup yang jarang berolahraga.

BACA JUGA:267 Koperasi Kelurahan Merah Putih di Jakarta Dioperasikan Bertahap

BACA JUGA:NPI Desak Aparat Usut Dugaan Penyalahgunaan Fasilitas Bandara Kualanamu oleh Warga Sipil

"Hasil skrining menunjukkan bahwa 62,09 persen ASN yang diperiksa mengalami obesitas, dengan rincian Obesitas I sebesar 40,03 persen dan Obesitas II sebesar 22,06 persen," kata Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Rusputawati melalui keterangan tertulis rikutip Senin, 21 Juli 2025.

Ani mengatakan, menjadi ini menjadi perhatian serius karena berkaitan erat dengan risiko PTM (Penyakit Tidak Menular) seperti hipertensi, diabetes, stroke, dan penyakit jantung.

Ani melanjutkan, selain kesehatan fisik ASN, aspek kesehatan mental juga menjadi fokus Dinkes DKI.

Berdasarkan pengukuran menggunakan alat SRQ-29 dari WHO, sekitar 15,03 persen ASN terindikasi memiliki potensi masalah kesehatan mental, mulai dari gejala emosional ringan hingga gangguan tidur.

Meski belum merupakan diagnosis medis, hasil ini menjadi sinyal penting perlunya konsultasi lebih lanjut dengan tenaga profesional.

BACA JUGA:Guntur Romli Ragukan Jokowi Bergabung PSI: Tapi Broker Parpol!

BACA JUGA:Keunggulan Koperasi Merah Putih Menurut Prabowo: Gudang Desa hingga Klinik Rakyat

Dari sisi kebugaran, hanya 9,6 persen ASN yang masuk kategori “baik” atau “baik sekali” berdasarkan uji Rockport Walk Test yang mengukur kebugaran jantung-paru.

Mayoritas ASN berada pada kategori “cukup” hingga “kurang”, yang menandakan perlunya peningkatan aktivitas fisik di lingkungan kerja.

Dari itu Dinkes DKI menggagas program Jakarta BERJAGA (Bergerak, Bekerja, Berolahraga, dan Bahagia) yang mengampanyekan gaya hidup sehat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads