Resmi! Didit Herdiawan Ditunjuk Prabowo Jadi Kepala Badan Otorita Pengelola Pantura

Resmi! Didit Herdiawan Ditunjuk Prabowo Jadi Kepala Badan Otorita Pengelola Pantura

Presiden RI Prabowo Subianto melantik Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa Laksamana Madya TNI (purn) Didit Herdiawan Ashaf dan Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa Darwin Trisna Jawaitana dan Suhajar Diantoro.--Anisha Aprilia

Pendidikan:

Didit Herdiawan menyelesaikan pendidikan menengah di SMA Negeri III Teladan Jakarta (1976-1980) dan melanjutkan pendidikan tinggi dengan meraih gelar Master of Public Administration dan Master of Business Administration.

Kemudian beliau meraih gelar Doktor di Institut Pertanian Bogor.

Riwayat Jabatan:

Militer

Laksamana Madya TNI (Purn.) Didit Herdiawan memulai karier militernya sebagai Letnan Dua hingga Kapten, dengan penugasan awal sebagai Perwira Divisi AKS di KRI Ngurah Rai-344 (1984).

Jabatan penting lainnya meliputi Palaksa di KRI Lambung Mangkurat-374 (1996) dan Komandan KRI Nuku-373 (2000). Ia kemudian menjabat sebagai Ajudan Presiden RI (2004–2009), Kepala Staf Koarmabar (2010), Panglima Kolinlamil (2010–2011), dan Wakil Kepala Staf TNI AL (2014–2015). Puncak karirnya tercapai sebagai Kasum TNI (2015–2019) dan Irjen Kementerian Pertahanan (2019).

BACA JUGA:Prabowo Sebut Anggaran Pendidikan Indonesia Terbesar di Dunia, Tapi Masih Dihantui Kebocoran

Sipil

Setelah mengakhiri masa jabatan militernya, Didit Herdiawan berperan sebagai Asisten Khusus Menteri Pertahanan Bidang Matra Laut dari 2019 hingga 2024.

Di jabatan ini, ia memberikan dukungan strategis terkait aspek kelautan dan pertahanan maritim.

Pada 2024, ia dipercaya sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, posisi yang memungkinkan beliau untuk menerapkan pengalamannya dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan serta mendukung kebijakan kelautan nasional.

Penghargaan:

Didit Herdiawan menerima berbagai penghargaan atas dedikasinya dalam militer, yang mencakup beberapa tanda jasa seperti Bintang Yudha Dharma Pratama, Bintang Jalasena Utama, dan Bintang Dharma. Penghargaan ini mencerminkan kontribusi signifikan beliau dalam bidang pertahanan nasional dan pelayanan di TNI AL. Selain itu, beliau juga dianugerahi Bintang Swa Bhuwana Paksa serta Satya Lencana Kesetiaan atas masa pengabdian panjangnya dalam berbagai misi dan operasi militer.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads