5 Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA/SMK Lengkap Kunci Jawaban, Buat Belajar Siswa!

5 Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA/SMK Lengkap Kunci Jawaban, Buat Belajar Siswa!

Kunci Jawaban Sulingjar 2025 Paket C Buat Kepsek dan Guru.--Canva

JAKARTA, DISWAY.ID - Berikut adalah contoh soal TKA (Tes Kemampuan Akademik) kelas 12 SMA/SMK sederajat lengkap dengan kunci jawaban.

TKA sendiri merupakan asesmen terstandar untuk mengukur capaian akademik murid dalam mata pelajaran tertentu serta sifatnya tak wajib.

TKA untuk siswa kelas 12 SMA/SMK sederajat ini berlangsung selama dua gelombang, mulai dari 3-4 November 2025 dan 5-6 November 2025.

BACA JUGA:10 Contoh Soal TWK SKD Kedinasan 2025 Lengkap Jawabannya, Referensi Belajar!

Gelombang khusus mulai pada 8-9 November 2025.

Nantinya, soal TKA ini berbentuk pilihan ganda, yakni soal dengan hanya satu pilihan jawaban yang benar serta pilihan ganda komplek, soal dengan pilihan jawaban benar bisa lebih dari satu.

Salah satu mata pelajaran wajib yang diujikan dalam TKA untuk kelas 12 SMA/SMK ini ada Bahasa Indonesia.

Melansir dari situs Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik), TKA Bahasa Indonesia ini akan difokuskan pada salah satu keterampilan berbahasa, yaitu membaca.

Berikut ini adalah contoh soal TKA Bahasa Indonesia kelas 12 SMA/SMK yang bisa menjadi bahan belajar sebelum ujian.

BACA JUGA:20 Contoh Soal OSN Matematika SMP 2025 Lengkap Kunci Jawaban, Buat Bahan Belajar Siswa!

5 Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA/SMK

Perhatikan teks berikut untuk menjawab soal nomor 1-3

Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, kami harus berpisah.

Bertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang diidapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca- kaca.

Saat malam  itu  saya  berada  di  sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas isya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. ”Tidak ganti baju?” tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat. Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasanya sangat tidak elok.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads