Ruben Amorim Pasrah Dipecat Usai Kekalahan Telak Manchester United dari Man City
Nasib pelatih Ruben Amorim di kursi manajer Manchester United semakin berada di ujung tanduk setelah kekalahan memalukan 0-3 dari rival sekota, Manchester City, dalam Derby Manchester pada Minggu 14 September 2025-Tangkapan Layar Instagram@ruben,amorim.official-
Legenda MU Gary Neville, dalam komentarnya di Sky Sports, mengatakan bahwa Amorim tampak keras kepala dan tidak responsif terhadap dinamika tim.
“Saya merasa apatis menonton tim ini kalah. Tidak ada amarah, hanya kehampaan. Itu bahkan lebih buruk,” ujar Neville.
BACA JUGA:Manchester United Frustrasi Ucapan 'Bodoh' Ruben Amorim, Memperburuk Ketegangan Skuad Setan Merah
“Jika kalah lagi melawan Chelsea pekan depan, tekanan untuk Amorim akan semakin besar.”
Manchester United sendiri telah menggelontorkan lebih dari 250 juta euro di bursa transfer musim panas.
Namun, sebagian besar rekrutan anyar belum memberi kontribusi nyata.
Benjamin Sesko tampak belum matang dan minim suplai bola, mengingatkan pada awal buruk Rasmus Hojlund musim lalu.
Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo tampil menjanjikan, tapi baru menyumbang satu gol di liga.
Senne Lammens dan Diego Leon belum pernah tampil sejak direkrut.
Situasi ini membuat banyak pihak bertanya-tanya soal arah proyek Amorim dan bagaimana ia memaksimalkan skuad yang ada.
Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Amorim mengakui hasilnya buruk namun tetap menunjukkan tekadnya untuk bertahan dan memperjuangkan visinya.
“Saya tahu tekanan itu ada. Saya juga tahu ini tanggung jawab saya. Tapi saya melihat tim ini berkembang, walau hasil belum mencerminkan itu,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: