PBB Ungkap Syarat Pengakuan Atas Palestina, Ukraina Lawan Amerika dan Israel
Sidang Majelis Umum PBB yang digelar guna menetukan dukungan atas Deklarasi New York pada Jumat, 12 September 2025.--Arab News
JAKARTA, DISWAY.ID – Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat 13 September 2025 menghasilkan keputusan bersejarah: mayoritas negara anggota mendukung resolusi yang mengakui negara Palestina, namun dengan syarat utama yakni tanpa keterlibatan Hamas dalam pemerintahan Gaza.
Resolusi non-mengikat itu disahkan dengan 142 suara setuju, 10 menolak, dan 12 abstain.
Ukraina termasuk negara yang mendukung, sementara Amerika Serikat dan Israel menjadi penentang utama.
BACA JUGA:PBB Setujui Negara Palestina dengan Solusi Dua Negara, Netanyahu Tolak Keras!
Isi resolusi menegaskan perlunya solusi dua negara sebagai jalan keluar dari konflik panjang Israel-Palestina.
Hamas, yang telah memegang kendali Gaza hampir dua dekade, diminta meletakkan senjata dan menyerahkan kekuasaan.
Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, mengecam keputusan ini. Ia menyebutnya sebagai “gestur kosong” yang justru memperpanjang perang.
“Resolusi ini tidak memperlemah Hamas, tapi justru memberi mereka hadiah,” tegas Danon.
BACA JUGA:Indonesia Kecam Serangan Israel ke Qatar, Desak PBB Ambil Tindakan Nyata
Meski belum ada tanggapan resmi dari Hamas, tekanan internasional terhadap kelompok tersebut semakin kuat.
Selama ini, Hamas naik ke tampuk kekuasaan setelah menang pemilu 2006 dan menguasai penuh Gaza setahun kemudian usai bentrok dengan Fatah.
Konflik berdarah yang kembali meletus sejak serangan 7 Oktober 2023 telah menewaskan sekitar 1.200 warga Israel serta menimbulkan krisis kemanusiaan parah di Gaza dengan korban jiwa mencapai 65.000 warga Palestina, menurut otoritas kesehatan setempat.
Beberapa negara Barat, termasuk Inggris, Prancis, Kanada, Australia, dan Belgia, dikabarkan akan menyusul mengakui Palestina dalam sidang Majelis Umum PBB pada 22 September mendatang.
BACA JUGA:PBB Minta Investigasi Pelanggaran HAM Demo, Natalius Pigai: Telat! Pemerintah Sudah Bergerak Cepat
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: