Roberto Mancini dan Park Ji-sung Peringatkan Arab Saudi Serta Irak: Hati-hati Tembok Belakang Gladiator Timnas Indonesia
Kevin Diks dan Jay Idzes, tembok pertahanan timnas Indonesia jelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026-Istimewa-
Ia menilai jika semua pemain diaspora bisa dikumpulkan dan dimaksimalkan oleh Patrick Kluivert, maka membongkar pertahanan skuad Garuda akan menjadi mimpi buruk bagi lawan-lawannya.
BACA JUGA:Real Madrid Ajukan Tawaran Rp2,3 Triliun Rekrut Bintang Gelandang Liverpool
Tembok Baru Timnas Indonesia: Dibangun Para Gladiator Eropa
Saat lini depan masih dalam proses menemukan konsistensi, Indonesia justru sudah memiliki senjata ampuh di lini belakang.
Para pemain bertahan yang kini mentas di liga top Eropa menjadi pilar utama dalam membentuk tembok kokoh timnas Indonesia.
Seperti Emil Audero (Cremonese , Serie A), tampil luar biasa dengan catatan 2 clean sheet dalam 4 laga, mencatat rating tertinggi di antara semua kiper Serie A hingga pekan ke-4.
Jay Idzes (Sassuolo, Serie A), solid dalam duel satu lawan satu, meskipun masih perlu peningkatan dalam duel udara.
Kevin Diks (Borussia Mönchengladbach, Bundesliga), menunjukkan kepemimpinan sebagai wakil kapten. Pemain yang tak kenal lelah di tengah badai Bundesliga.
Calvin Verdonk (Lille, Ligue 1), meski debut diwarnai kekalahan, Verdonk mencatat rating 7.2, angka impresif untuk seorang debutan di laga derby.
Mereka bukan lagi sekadar pelengkap skuad.
Mereka adalah fondasi, dan para gladiator modern yang siap bertarung di level tertinggi.
Bukan hanya bicara soal kekuatan individu, Indonesia kini menapaki jalur yang sudah terbukti sukses di Asia, seperti Jepang dan Australia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: