YesssCredit Resmikan Kantor Pusat di Jakarta, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital ke Kota Berkembang
YesssCredit Resmikan Kantor Pusat di Jakarta, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital ke Kota Berkembang---Dok. Istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID - YesssCredit, perusahaan pembiayaan digital tepercaya dan inovatif, resmi membuka kantor pusat barunya di kawasan Kuningan, JAKARTA, Selasa 23 September 2025.
Kehadiran kantor ini menandai komitmen perusahaan untuk memperluas inklusi keuangan yang aman, terutama bagi masyarakat di kota-kota kecil dan berkembang.
Direktur Utama YesssCredit, Welan Towai Palilingan, menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya digerakkan oleh kota-kota besar, tetapi juga oleh kota tier-2 dan tier-3 yang potensinya terus meningkat.
“Karena itu, kami sudah hadir di 30 provinsi di Indonesia, mulai dari Sumatera hingga Kepulauan Maluku,” ujar Welan saat peresmian kantor baru.
BACA JUGA:Credit Bureau Indonesia Resmi Luncurkan SkorKu, Aplikasi Cek dan Tingkatkan Skor Kredit Masyarakat
Kolaborasi dengan Bank dan Mitra Ritel
Dalam menjalankan bisnisnya, YesssCredit menjalin kerja sama dengan lembaga keuangan besar seperti Bank Jago dan Superbank sebagai penyedia pendanaan.
Pembiayaan kemudian disalurkan melalui jaringan lebih dari 4.000 toko mitra ritel di seluruh Indonesia.
Hingga saat ini, YesssCredit telah melayani lebih dari 1,65 juta pengguna terdaftar dan menyalurkan kredit senilai lebih dari Rp788 miliar sejak berdiri.
Welan menekankan bahwa kolaborasi dengan bank dan jaringan ritel tersebut memperkuat posisi YesssCredit sebagai penyedia akses pembiayaan yang aman, mudah, dan tepercaya. Fokus utama perusahaan saat ini adalah pembiayaan produk teknologi dan elektronik yang mendukung kebutuhan produktif masyarakat.
Potensi Besar di Kota Tier-2 dan Tier-3
Data menunjukkan, kota metropolitan memang masih memimpin dari sisi PDB per kapita dengan nilai Rp158 juta, jauh di atas kota tier-2 dan tier-3 yang hanya Rp73 juta. Namun, pertumbuhan ekonomi di kota-kota berkembang lebih pesat, dengan CAGR 6,6% sepanjang 2018–2022, dibandingkan metropolitan yang hanya 5,4%.
Selain itu, dari 163 juta penduduk perkotaan di Indonesia, sekitar 76% tinggal di kota tier-2 dan tier-3. Fakta ini memperlihatkan peluang besar yang masih belum tergarap optimal (sumber: Twimbit Analysis, Empowering Indonesia 2024).
Teknologi dan AI Jadi Penggerak
Direktur YesssCredit, Michael Li Meng, menambahkan bahwa teknologi menjadi pilar utama dalam memperluas akses pembiayaan digital.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: