Nurul Arifin: Two-State Solution Prabowo di PBB Wujud Politik Kemanusiaan Indonesia
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Nurul Arifin, menilai kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Sidang Umum PBB ke-80 menjadi momentum penting menguatkan kembali peran Indonesia dalam diplomasi global. --DPR
"Kita pernah mengalami diskriminasi, subordinasi, bahkan pelecehan kemanusiaan selama tiga setengah abad. Itulah mengapa bangsa Indonesia begitu solid menyuarakan keadilan bagi Palestina. Rasa empati itu yang tadi terwakili dalam pidato Pak Prabowo,” jelasnya.
BACA JUGA:Presiden FIFA Gianni Infantino Temui Prabowo di New York, Komitmen Kolaborasi Sepak Bola Indonesia
Diakhir statemennya, Nurul berharap PBB mampu lebih tegas dalam mengambil sikap.
Ia menilai dukungan 140 negara untuk kemerdekaan Palestina seharusnya bisa mendorong PBB keluar dari bayang-bayang dominasi empat negara pemilik hak veto.
"Pidato Presiden Prabowo menyegarkan kembali harapan dunia bahwa diplomasi Indonesia akan tetap konsisten, sportif, dan konstruktif. Ini sekaligus menunjukkan bahwa bangsa kita punya figur pemimpin yang cerdas, kuat, dan dihormati dunia,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: