Indonesia Gaet Tiongkok! Industri Halal RI Siap Ekspansi ke Pasar Global!

Indonesia Gaet Tiongkok! Industri Halal RI Siap Ekspansi ke Pasar Global!

Penandatanganan MoU Antara Kementerian Perindustrian dan Food and Drug Corporation Quality and Safety Promotion Association Tiongkok--Kemenperin

JAKARTA, DISWAY.ID – Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam industri halal global.

Salah satu langkah strategis terbaru adalah menggandeng Tiongkok dalam kerja sama pengembangan industri halal lintas negara.

Melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pusat Industri Halal Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Food and Drug Corporation Quality and Safety Promotion Association (FDSA) Tiongkok, Indonesia semakin mantap menapaki panggung halal internasional.

BACA JUGA:Indonesia Bidik Posisi sebagai Pusat Industri Halal Dunia Lewat Halal Indo 2025

Kesepakatan ini ditandatangani dalam rangkaian Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) 2025, dan dinilai sebagai langkah penting dalam memperluas pasar ekspor produk halal Indonesia ke Tiongkok, salah satu negara dengan jumlah konsumen muslim yang signifikan.

Menurut Kepala Pusat Industri Halal Kemenperin, Kris Sasono Ngudi Wibowo, kerja sama ini bertujuan memperkuat peran Indonesia dalam rantai pasok global industri halal, tidak hanya dari sektor makanan dan minuman, tetapi juga dalam bidang halal lifestyle seperti kosmetik, tekstil, dan produk budaya lainnya.

“Kami harap produk industri halal nasional mampu menembus pasar dunia,” ujar Kris dalam keterangan resmi, Sabtu 27 September 2025

BACA JUGA:Perkuat Posisi Indonesia dalam Rantai Nilai Halal Global, Kemenperin Siapkan 6 Program Strategis

Kolaborasi Indonesia–Tiongkok ini mencakup banyak hal: mulai dari pelaksanaan proyek bersama, pelatihan, penelitian kolaboratif, peningkatan investasi, hingga promosi produk halal antar pelaku industri kedua negara.

Harapannya, kerja sama ini dapat membuka pintu lebih lebar bagi pelaku industri halal dalam negeri untuk memasuki pasar ekspor.

Indonesia sendiri saat ini menempati peringkat ke-3 dalam ekosistem halal dunia, menjadikannya sebagai salah satu negara dengan potensi ekonomi halal terbesar secara global.

Dengan populasi muslim terbesar di dunia, posisi ini diyakini akan terus menguat jika ekosistem industrinya terus dikembangkan secara strategis dan inklusif.

BACA JUGA:Simak Cara Pinjam Modal Usaha Halal Lewat KUR BSI 2025 Plafon Rp100-Rp200 Juta

Tak hanya menjalin kerja sama internasional, Kemenperin juga aktif membangun pondasi dalam negeri dengan memfasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku industri kecil dan menengah (IKM).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads