Sosok Kontrversial Wasit Ahmed Al Ali, Bung Ropan Ingatkan Timnas Indonesia Waspadai Trik Arab Saudi dan Fokus di Kotak Penalti
Ahmed Al Ali, Pantaskan Pimpin Laga Timnas Indonesia vs Arab Saudi?-@football_li5-X
JAKARTA, DISWAY.ID - Wasit yang akan memimpin pertanding Arab Saudi vs Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia round 4 adalah Ahmed Al Ali.
Wasit berusia 39 tahun asal Kuwait ini selalu mendapat sorotan, terutama dari PSSI dan Ketua Umum, Erick Thohir juga bersama jajaran mengirim surat AFC untuk mempertimbangkan kehadiran atau penunjukan wasid Ahmed Al Ali untuk memimpin pertandingan ini.
Hal itu karena Ahmed Al Ali berada dalam satu region dengan Arab Saudi.
Jadi bukan tidak mungkin Ahmed Al Ali akan lebih menunjukkan keputusan miring atau disinyalir tidak akan fair memimpin pertandingan.
BACA JUGA:Indra Sjafri Ungkap Alasan Absennya Marselino di Timnas Indonesia U-23: Namannya Ada Dalam Daftar
"Saya pikir sah-sah saja kalau kita memprotes itu. Tetapi AFC tidak menggubris istilahnya dicuekin teman-teman. Dan ini juga sudah dikonfirmasi Pak Manajer, Pak Sumardji juga sebelumnya mengatakan ya benar bahwa seakan-akan surat yang dikirim PSSI untuk menanyakan untuk bagaimana mengusulkan ada pergantian wasit dari Ahmed Al Ali ini ke wasit yang lain," ucap Bung Ropan, dikutip dari kanal YouTube pribadinya.
"Akan tetapi itu tidak mendapat respons apa-apa dari AFC tetap teguh dengan kehadiran Ahmed Al Ali ini ya dan usulan dari PSSI ya setidaknya wasit dari Jepang Jepang, Australia, Korea, Uzbekistan atau bahkan mungkin saja dari Eropa yang akan memimpin," sambungnya.
Timnas Indonesia sedikit trauma dengan wasit-wasit dari Timur Tengah, karena sebelumnya saat dipimpin oleh wasit Ahmed Al kaf wasit dari Oman.
Pertandingan di Bahrain ketika itu Timnas Indonesia sudah unggul 2-1, lalu ada tambahan waktu setelah melewati masa normal ada 7 menit, akhirnya jadi 9 menit.
Bahkan masuk ke 10 menit setelah ada sebuah kemelut depan gawang kemudian ada tandukan masuk dari pemain Bahrain yang mencetak gol jadi dua gol yang diciptakan saat itu sehingga 2-2 pupuslah tiga poin yang sudah di depan mata.
seandainya Timnas Indonesia menang melawan Bahrain saat itu, mungkin akan lain cerita.
Bisa saja skuad Garuda sudah lolos kalau dapat tiga poin mengamankan di sana.
"Kemudian kita tidak kalah lawan China. Ya, ini pasti akan lain. Tapi yang sudah lewat, yang sudah lalu sudahlah," tutur Bung Ropan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: