Cerdas Pilih Sepatu Gunung dan Cara Rawat Agar Awet serta Tahan Lama
Meskipun terkesan mudah, namun ada cara cerdas pilih sepatu gunung agar dapat memberikan kenyamanan dalam menjelajah ke berbagai medan.-dok disway-
OutdoorPro memilih untuk menggunakan bahan water repellent, bukan full waterproof, terutama di iklim tropis Indonesia.
- Alasan utama: bahan full waterproof seperti Gore-Tex seringkali “mengunci” kelembapan di dalam saat suhu dalam sepatu dan luar berbeda, serta biaya produksi yang tinggi.
- Oleh karena itu, bahan water repellent dipadukan dengan desain yang bisa dicuci agar tetap bersih dan lebih awet.
BACA JUGA:Jadwal dan Lokasi Pertandingan Piala Dunia 2026 di Stadion Amerika Serikat, Segini Harga Tiketnya!
BACA JUGA:DUH! Proyek Galian Segede Gaban Makan Separuh Jalan, Pengendara di Tugu Tani Gregetan
3. Perlindungan bagian ujung dan sol
- Sepatu harus memiliki toe cap (pelindung jari depan) yang kuat agar tidak cepat rusak ketika tersandung batu atau akar.
- Sol luar harus memiliki pola tapak (tread) dan fleksibilitas yang baik agar bisa mencengkeram di berbagai kondisi.
4. Tali sepatu dan sistem pengikatan
- Tali yang agak tebal, berserat kasar, dan sistem pengikatan yang aman akan membantu agar tali tidak mudah terlepas di medan berat.
- Sepatu dengan lubang tali yang baik dan distribusi tali yang ergonomis akan membantu penyebaran tekanan dan kenyamanan.
5. Bobot dan kenyamanan insole
- Bobot ringan adalah keunggulan, asalkan tidak mengorbankan daya tahan.
- Insole (sol dalam) yang nyaman dan bisa dilepas sangat membantu kebersihan dan pergantian.
BACA JUGA:Profil Muhammad Kerry Adrianto, Anak Riza Chalid yang Jadi Terdakwa Kasus Korupsi Minyak Mentah
BACA JUGA:Langkah Membumi Ecoground 2025, Blibli Ajak Gaya Hidup Sehat dan Dorong Ekonomi Sirkular
Panduan dan Cara Merawat Sepatu Gunung
Berikut adalah panduan perawatan resmi dari OutdoorPro:
1. Pembersihan setelah pemakaian
- Setelah digunakan, segera bersihkan kotoran kasar (lumpur, pasir) dengan sikat berbulu lembut atau kain.
- Bagian luar dan sol harus dibersihkan terlebih dahulu agar kotoran tidak “terbakar” selama pencucian.
2. Pencucian manual, tidak boleh memakai mesin cuci
- Karena struktur dan lem di sepatu gunung cukup sensitif, pencucian manual dianjurkan (tidak di mesin cuci).
- Gunakan sabun lembut atau cairan pembersih khusus sepatu, yang tidak mengandung bahan kimia keras. (Menurut sumber media, pemakaian bahan kimia keras dapat merusak material sepatu)
- Rendam ringan bagian yang sangat kotor, lalu sikat perlahan.
BACA JUGA:Perjuangan Gigih Cape Verde Lolos Piala Dunia 2026 untuk Pertama Kali: Ada Andil Pemain Liga 1!
BACA JUGA:Dinilai Lecehkan Kiai Lirboyo, DPP PKB : Tayangan Xpose Milik TV Swasta Lukai Hati Umat dan Santri
3. Lepas bagian dalam (insole) dan tali sepatu
- Insole dan tali sebaiknya dilepas dan dibersihkan terpisah.
- Sikat dan bilas insole dengan lembut, lalu anginkan hingga kering.
- Jangan biarkan bagian dalam basah terlalu lama.
4. Pengeringan yang benar
- Setelah dibilas, gunakan kain microfiber atau handuk lembut untuk menyerap kelebihan air.
- Jemur di tempat teduh atau sirkulasi udara baik — hindari sinar matahari langsung yang bisa merusak bahan.
- Beberapa media menyarankan memasukkan kertas koran atau silica gel ke dalam sepatu saat mengeringkan untuk menyerap kelembapan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: