Jamie Carragher Bongkar Akar Masalah Liverpool: Terlalu Lemah Buat Liga Inggris!

Jamie Carragher Bongkar Akar Masalah Liverpool: Terlalu Lemah Buat Liga Inggris!

Analisis Carragher: Bek Liverpool Terlalu Lemah Hadapi Gaya Main Liga Primer-@23_carra-Instagram

JAKARTA, DISWAY.ID - Legenda Liverpool, Jamie Carragher, menilai performa The Reds kini menghadapi tantangan besar dalam hal fisik dan organisasi permainan.

Menurutnya, kekalahan beruntun yang dialami tim asuhan Arne Slot bukan sekadar akibat kesalahan individu, tetapi juga hasil dari lemahnya struktur pertahanan dan kurangnya kekuatan fisik di lini belakang.

Liverpool kembali menelan pil pahit setelah takluk 1–2 dari Manchester United di Anfield, Minggu malam.

Hasil itu menjadi kekalahan keempat beruntun di semua ajang, sekaligus memperpanjang tren negatif mereka di Liga Primer Inggris.

BACA JUGA:Kemampuan Benjamin Sesko Diragukan Jamie Carragher dan Roy Keane: Bukan Sepenuhnya Salah Dia!

Meski kekalahan dari Setan Merah biasanya bisa dimaklumi, laga kali ini terasa lebih menyakitkan. Pasalnya, United belum pernah menang di Anfield sejak 2016, sementara musim ini mereka juga sedang tidak stabil.

Carragher: Liverpool Terlalu Lembek untuk Liga Primer

Dalam sesi analisis pascalaga di Sky Sports, Carragher menilai kelemahan utama Liverpool terletak pada kurangnya postur dan kehadiran fisik para pemain, khususnya di sektor pertahanan.

“Kalau kita lihat pemain-pemain baru yang didatangkan Liverpool, terutama di posisi bek sayap, banyak yang bertubuh kecil dan tidak punya kehadiran fisik yang kuat. Dalam duel bola mati, tim ini terlihat kalah saing,” ujar Carragher.

Ia menambahkan bahwa gaya main intens dan keras di Liga Primer menuntut tim untuk memiliki pemain dengan fisik tangguh.

BACA JUGA:Alexander Isak Bisa Bertahan di Newcastle, Jamie Carragher Sebut Kabar Baik: Dia Bisa Hambat Ekitike!

“Masalah Liverpool bukan cuma satu. Mereka tidak cukup solid di lini belakang. Jika pertahanan tidak segera dibenahi, mustahil mereka bisa bersaing untuk juara liga,” tegasnya.

Kritik Carragher makin relevan setelah gol penentu kemenangan Manchester United terjadi melalui situasi bola mati di menit akhir. Dalam beberapa laga sebelumnya, The Reds juga kebobolan dari skema serupa saat menghadapi Newcastle United dan Crystal Palace.

Statistik Buruk Pertahanan Liverpool

Pertahanan Liverpool musim ini tergolong rapuh. Dalam delapan pertandingan Liga Primer, mereka sudah kebobolan 11 gol, jumlah yang sama seperti yang mereka alami setelah 14 laga musim lalu.

Lebih mengkhawatirkan lagi, dalam tiga kekalahan terakhir di liga, Liverpool selalu kebobolan pada 15 menit pertama dan 10 menit terakhir pertandingan, menandakan konsentrasi dan koordinasi yang buruk.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads