ET Blunder, Borok PSSI Terbongkar! Ucapan Andre Rosiade Ada Benarnya, Indra Sjafri Ambil Kendali
Erick Thohir Buat Keputusan Blunder di PSSI?---Dok. Istimewa
Soha menilai, Erick Thohir ingin membuktikan bahwa PSI di bawah komandonya punya fisik, koneksi global, dan kekuatan finansial untuk mendatangkan pelatih top dunia pilihannya sendiri.
Ini adalah panggung bagi Erick Thohir untuk menunjukkan kelasnya, menolak Shin Tae-yong dan mencari nama baru yang lebih mentereng adalah cara Erick Thohir untuk mengirim pesan.
"Ini adalah era saya. Ini adalah Possi yang baru. Ini adalah sebuah pertaruhan besar yang menggunakan reputasi Timnas Indonesia sebagai taruhannya".
Publik kini hanya bisa menunggu dan menagih janji apakah gengsi ini akan membuahkan pelatih sekali berjuara dunia atau justru menjadi blunder yang akan terus menghantui PSSI.
Anggota DPR RI, Andre Rosiade Ungkap Oknum Kebusukan PSSI
Publik sudah cemas menanti siapa pelatih baru, tapi PSSI terlihat sangat lamban.
Ternyata anggota DPR RI Andre Rosiede mencium ada aroma tidak sedap dari dalam. Ada dugaan permainan oknum yang sengaja menunda proses vital ini.
Kekosongan kursi pelatih Timnas Indonesia yang sudah berjalan cukup lama ini jelas membuat banyak pihak geram.
Salah satu suara paling keras datang dari anggota DPR RI, Andre Rosiade. Beliau secara terbuka mengungkapkan keheranannya mengapa PSSI belum juga menggelar rapat komite eksekutif.
Padahal rapat ini sangat krusial untuk dua agenda. Pertama, mengevaluasi total kegagalan era Patrick Kluivert.
Kedua, menentukan kriteria dan menyeleksi pelatih baru. Andre Rosiade tidak berhenti di situ. Politisi ini secara blak-blakan menuding ada permainan di internal PSSI.
Ia menduga keras ada kelompok atau kubu tertentu di dalam federasi yang sengaja mengulur-ngulur waktu dan menunda rapat Exco.
Ada kesan kelompok PSSI yang menunda. Meskipun sebagian besar Exco meminta rapat dilaksanakan segera, tapi ada pihak yang menunda, ungkapnya.
Ini adalah tudingan yang sangat serius. Ini mengindikasikan adanya perpecahan kubu-kubuan, dan politik kepentingan yang masih kental di tubuh PSSI.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: