Kumamoto Master 2025: Gregoria Mariska Tumbangkan Wakil Tuan Rumah
Gregoria Mariska Tunjung melaju ke perempat final usai menumbangkan wakil tuan rumah di ajang Kumamoto Masters 2025.-Ist-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Pebulu tangkis tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung kembali menunjukkan performa impresif di ajang Kumamoto Masters 2025.
Unggulan keempat asal Indonesia itu berhasil melangkah ke babak perempat final setelah menumbangkan wakil tuan rumah, Hina Akechi dengan skor 23-21, 21-18 pada laga babak 16 besar pada Kamis, 13 November 2025.
Kemenangan ini menjadi penanda kebangkitan Gregoria setelah sempat mengalami fase sulit di beberapa turnamen sebelumnya.
BACA JUGA:Percasi DKI Jakarta Pertahankan Gelar Juara Umum di Kejurnas Catur 2025
Meski sempat tertinggal jauh di gim pertama, pemain berusia 26 tahun itu mampu bangkit dan membalikkan keadaan dengan permainan yang lebih tenang dan sabar.
Pertandingan dimulai dengan dominasi Akechi yang unggul cepat hingga 13-1. Namun, Gregoria tidak kehilangan fokus. Ia perlahan bangkit dengan strategi permainan yang lebih aman dan reli panjang yang membuat lawan frustrasi.
Pergantian tempo permainan berhasil membuahkan hasil manis, Gregoria menutup gim pertama dengan kemenangan 23-21.
Pada gim kedua, Gregoria tampil lebih percaya diri. Pukulan menyilang dan permainan net yang lebih akurat membuatnya mampu menjaga keunggulan hingga akhirnya mengunci kemenangan 21-18.
BACA JUGA:Festival SenengMinton Purwokerto 2025 Ajak Bakat Muda Cinta Bulu Tangkis Sejak Dini
Usai pertandingan, Gregoria mengaku bersyukur bisa kembali merasakan kemenangan penting di level turnamen BWF Super 500 ini.
Ia menilai hasil kali ini merupakan buah dari ketenangan dan evaluasi permainan yang dilakukan pasca pemulihan dari cedera.
"Saya bersyukur bisa menang di pertandingan hari ini dan secara permainan juga membaik. Di awal gim pertama memang sempat tertinggal 1-13, tapi saya tidak terlalu memikirkan poin, justru bisa bermain lebih aman dan lawan menjadi tidak sabar," ujar Gregoria.
"Setelah interval, ada perubahan positif dalam permainan saya dengan banyak menjauhkan bola dari jangkauan lawan. Kembali ke delapan besar harus disyukuri setelah beberapa turnamen sebelumnya saya selalu tersingkir lebih awal. Langkah kecil ini sangat berarti untuk fase kembali setelah sakit kemarin," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: