1.963 Personel Dikerahkan Kawal Aksi Buruh di Silang Selatan Monas
Sebanyak 1.963 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran diterjunkan untuk mengawal aksi unjuk rasa Aliansi Federasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh se-Jakarta bersama sejumlah elemen massa di kawasan Gambir, Se-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID - Sebanyak 1.963 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran diterjunkan untuk mengawal aksi unjuk rasa Aliansi Federasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh se-Jakarta bersama sejumlah elemen massa di kawasan Gambir, Senin, 17 November 2025.
Aksi terpusat di Silang Selatan Monas dan mendapat pelayanan kepolisian dengan pendekatan humanis dan profesional.
BACA JUGA:Promo Superindo Terbaru 17-20 November 2025, Minyak Goreng Rp36 Ribu
BACA JUGA:Polda Metro Jaya Gelar Operasi Zebra Jaya 2025 Selama 14 Hari, Wakapolda Tegaskan Hal Ini
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan seluruh personel yang bertugas di lapangan tidak dibekali senjata api, demi menjamin situasi yang aman dan nyaman bagi peserta aksi.
"Anggota kami tidak membawa senjata api. Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan pendapatnya dengan humanis dan profesional. Kami ingin seluruh proses berjalan aman, tertib, dan saling menghormati," katanya kepada awak media, Senin 17 November 2025.
Jaga Kondusivitas dan Tidak Memprovokasi
Susatyo juga meminta para orator agar tetap bijak dalam menyampaikan pendapat serta tidak melontarkan pernyataan yang dapat memicu ketegangan di antara massa aksi.
"Saya berharap para orator dapat menjaga suasana tetap kondusif. Jangan memprovokasi massa, karena aspirasi akan lebih kuat bila disampaikan dengan cara damai dan teratur," imbaunya.
BACA JUGA:Atas Nama Keadilan, Komisi III DPR Bakal Bentuk Panja Reformasi Polri, Kejaksaan, dan Pengadilan
BACA JUGA:Festival Musikal Indonesia 2025 Sukses Digelar di TIM, Hadirkan Karya Musikal Nusantara Memukau
Di sisi lain, peserta aksi diminta menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan, seperti pelemparan benda ke petugas, pembakaran ban bekas, atau perusakan fasilitas umum.
"Petugas di lapangan ada untuk melayani, jadi mari kita sama-sama menjaga suasana tetap kondusif," terangnya.
Rekayasa Lalu Lintas Bersifat Situasional
Terkait arus lalu lintas, polisi menerapkan rekayasa secara situasional mengikuti perkembangan di lapangan. Masyarakat diimbau memilih rute lain bila tidak berkepentingan melintas di sekitar Monas.
"Kami imbau warga yang akan melintas di sekitar Monas agar memilih jalan alternatif demi menghindari kemacetan. Petugas sudah kami sebar untuk membantu kelancaran lalu lintas," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: