Ivo Ananda Ikut Event Sepeda Kategori 1.500 Km, Duet Bareng Pembalap Nasioal di EJJ 2026
Ivo Ananda, Istri Presiden Persebaya, ikut event East Java Journey 2026 yang digelar DBL Indonesia lewat Mainsepeda. Ivo turun di nomor pair untuk kategori 1.500 km duet dengan mantan pembalap sepeda nasional Arfiana Khairunnisa alias Fian, 40 tahun.-Mainsepeda-
DISWAY - East Java Journey (EJJ) 2026 dimulai kemarin, Senin, 2 Februari 2026. Event bersepeda jarak jauh (ultra cycling) yang sudah berjalan empat tahun berturut-turut ini menantang 200 para cyclist mengelilingi Jawa Timur.
EJJ 2026 terdiri dari dua kategori, yakni 1.500 km dan 600 km. Para peserta dari berbagai kota di Indonesia dan luar negeri akan bersepeda selama sepekan melintasi 27 kota/kabupaten. Mereka akan melewati rute-rute menantang sambil menikmati pemandangan alam yang menawan.
Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Ivo Ananda, 43, istri Presiden Klub Persebaya Azrul Ananda. Ivo turun di kategori 1.500 km nomor pair, berduet dengan mantan pembalap nasional Arfiana Khairunnisa alias Fian, 40 tahun.
Keduanya menunggangi sepeda lokal Wdnsdy Bike. Ivo tampil unik dengan ornamen Blackpink di sepedanya, lengkap dengan stiker foto Azrul Ananda dan putra-putrinya di handlebar atau stang kemudinya. Sementara Fian menggunakan frame sepeda bergambar karya putrinya.
Bagi Fian, EJJ bukan hal baru. Ia sudah berpengalaman menuntaskan ultra cycling lebih dari 1.000 km. Pernah juga finis tiga besar Women di Bentang Jawa, dan lolos ke UCI Gravel World Championship 2026.
BACA JUGA:Ajak Mas Pram Main Basket di DBL Festival, Aza Penuhi Janji Gowes Surabaya-Jakarta
BACA JUGA:Tuntaskan Janji ke Gubernur Pramono Anung, Presiden Persebaya Azrul Ananda Gowes Surabaya-Jakarta
Sedangkan bagi Ivo, ini adalah debutnya di kategori 1.500 km. Sebelumnya ia beberapa kali finis tercepat di EJJ 600 km.
Ivo tercatat pernah menjadi perempuan Indonesia pertama yang menuntaskan Unbound Gravel 100 mil di Amerika Serikat pada 2022. Selama ini ia juga rutin meraih podium di berbagai ajang KOM.
Meski punya catatan prestasi, keduanya tidak memasang target muluk. Fokus mereka satu, finis sebelum Cut off Time (CoT).
Start kategori 1.500 km berlangsung Senin, 2 Februari 2026 di Surabaya Town Square (Sutos), dengan batas finis Minggu, 8 Februari 2026 pukul 21.00 WIB.
”Ini challenge buat diriku sendiri. Pengin tahu sejauh apa ketahanan fisik diri, sekaligus ngerasain ultra cycling, bisa menikmati nggak kira-kira?” ujar Ivo Ananda.
Untuk persiapan, Ivo rutin latihan endurance dengan long ride. Sekaligus melatih pola makan dan tidur. Baginya, manajemen makan itu penting sebagai ”bensin” agar energi tidak habis. Pun tidur harus bisa cepat dan lelap supaya recharge.
BACA JUGA:Pemkot Malang Gelar Pedalling For Freedom, Gowes 79 Km Rayakan Agustusan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: