Bocoran Bung Kus Soal Pelatih Baru Timnas Indonesia: Kandidat Mengerucut 2 Nama

Bocoran Bung Kus Soal Pelatih Baru Timnas Indonesia: Kandidat Mengerucut 2 Nama

Kursi pelatih kepala Timnas Indonesia masih kosong pasca berakhirnya kerja sama dengan Patrick Kluivert-Tangkapan Layar [email protected]

JAKARTA, DISWAY.ID -- Kursi pelatih kepala Timnas Indonesia masih kosong pasca berakhirnya kerja sama dengan Patrick Kluivert.

PSSI menyatakan saat ini tengah menyeleksi lima calon pelatih baru, namun identitas mereka masih dirahasiakan demi menjaga privasi.

Meski begitu, pengamat sepak bola Muhammad Kusnaini yang akrab disapa Bung Kus, mengungkap sejumlah bocoran mengenai kandidat kuat tersebut.

BACA JUGA:Kunjungi Jakarta, Timur Kapadze Beri Pengakuan Berkelas soal Lompatan Besar Timnas Indonesia

BACA JUGA:Isyaratkan Pamit dari FC Volendam, Mauro Zijlstra Berpotensi Membelot ke Persib Bandung?

Bung Kus menjelaskan bahwa kehati-hatian PSSI dalam menentukan pelatih baru berkaitan erat dengan kegagalan sebelumnya.

Setelah proyek menuju Piala Dunia 2030 sempat tersendat, federasi kini berupaya memastikan kesalahan serupa tidak terulang.

Menurutnya, timnas membutuhkan pelatih dengan program yang terukur, terstruktur, serta mampu membangun pondasi jangka panjang, bukan sekadar sosok dengan nama besar.

“Ini proyek panjang. Kita butuh pelatih yang punya konsep, bukan hanya reputasi. Targetnya jelas, lolos ke Piala Dunia 2030,” ujar Bung Kus di salah satu telivisi swasta, Minggu 23 November 2025.

Kandidat Mengerucut ke Dua Nama

BACA JUGA:Pogback! Paul Pogba Disambut Tepuk Tangan Meriah di Laga Rennes vs Monaco Usai Absen 811 Hari

BACA JUGA:Kiper Legendaris Timnas Indonesia ‘Si Macan Tutul’ Ronny Pasla Wafat, Momen Tepis Penalti Pele di GBK

Meski PSSI belum mengumumkan siapa saja lima nama dalam daftar, Bung Kus menyebut bahwa proses seleksi sebenarnya sudah mengerucut pada dua kandidat utama.

Satu pelatih berasal dari Eropa, masih aktif menangani sebuah klub.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads