Industri Kakao Indonesia di Titik Nadir, BPDP: Banyak Pabrik Cokelat Gulung Tikar

Industri Kakao Indonesia di Titik Nadir, BPDP: Banyak Pabrik Cokelat Gulung Tikar

Kepala Divisi Umum BPDP Kemenkeu, Adi Sucipto (kanan) saat ditemui di Denpasar, Bali-Disway.id/Fandi Permana-

Selanjutnya adalah regulasi, Adi mengatakan kalau penanaman kakao tidak boleh sembarangan. Sebab bibit harus diteliti dulu asalnya dari mana.

"Ada regulasi bahwa kami tuh harus tes DNA terkait bibit, enggak bisa kemudian ada bibit, bisa kami langsung tanam, enggak boleh sekarang.Kami tuh harus ini bibitnya asalnya dari mana," keluh dia.

Hambatan terakhir adalah terkait pupuk kakao yang nyatanya tidak murah. Namun dia optimistis peremajaan lahan kakao ini bisa mencapai 5.000 hektar lahan, BPDP berkomitmen menggenjot pertumbuhan lahan kakao untuk kesejahteraan petani.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads