Menkes Budi Terkejut Saat Tinjau Banjir di Padang: Korbannya Banyak Sekali!
Kunjungan Menkes ini juga berkoordinasi dengan upaya pengiriman bantuan logistik besar yang diinstruksikan oleh Presiden Prabowo Subianto, termasuk melalui tiga pesawat angkut (Hercules dan A400).-dok Disway-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan rasa prihatin mendalam saat meninjau langsung dampak parah bencana banjir bandang dan tanah longsor di Padang, Sumatera Barat.
Setelah berkeliling dan berdialog dengan tim di lapangan, Menkes Budi menyampaikan bahwa skala korban dan dampak yang ditimbulkan jauh lebih besar dari perkiraan awal.
BACA JUGA:Kabar Duka! Aktor Gary Iskak Meninggal Dunia, Diduga Alami Kecelakaan Sepeda Motor
BACA JUGA:ESG Initiative Awards 2025: Daftar Lengkap Pemenang dan Sorotan Utama Ajang Keberlanjutan Nasional
Dalam keterangannya, Menkes Budi secara spesifik menyoroti besarnya jumlah masyarakat yang terdampak dan memerlukan bantuan medis serta psikologis segera.
Skala Korban Luar Biasa: Perlu Respon Medis Ekstra
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengakui bahwa jumlah korban, baik yang mengalami luka-luka fisik, kehilangan tempat tinggal, maupun trauma psikologis, sangatlah banyak.
Kondisi ini menuntut Kemenkes dan seluruh jajaran kesehatan daerah untuk bekerja ekstra keras.
"Tadi saya tidak nyangka bahwa hanya hujan banjir ini korbannya banyak sekali," ujar Menkes Budi saat konferensi pers di Kementerian Kesehatan, Jumat 28 November 2025.
BACA JUGA:UNDP Rayakan 3 Tahun Kerja Sama Majukan Lanskap Berkelanjutan Lewat Pameran Foto dan Gelar Wicara
BACA JUGA:UNDP Rayakan 3 Tahun Kerja Sama Majukan Lanskap Berkelanjutan Lewat Pameran Foto dan Gelar Wicara
Ia menjelaskan, banyaknya korban ini diperparah oleh rusaknya infrastruktur vital seperti putusnya 13 jembatan, yang membuat upaya evakuasi dan pendataan menjadi rumit dan memakan waktu.
"Padang Pariaman itu 13 jembatannya hanyut. Bener-bener hanyut, jadi saya bilang, oh agak luar biasa," tutur Menkes.
Penyaluran Bantuan Hercules Dipercepat
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: