Imbas Sanksi FIFA, Transfermarkt Nilai Pasar 7 Pemain Naturalisasi Malaysia Jadi Nol

Imbas Sanksi FIFA, Transfermarkt Nilai Pasar 7 Pemain Naturalisasi Malaysia Jadi Nol

Sepak Bola Malaysia di Ambang Sanksi Berat Akibat Naturalisasi Ilegal-Tangkapan layar Instagram@famalaysia-

JAKARTA, DISWAY.ID - Tujuh pemain naturalisasi Malaysia telah dilarang bermain dan nilai transfer mereka dihapus oleh FIFA karena pemalsuan dokumen.

Selain itu, Timnas Malaysia menghadapi risiko kehilangan tempat mereka di Piala Asia 2027.

Skandal yang melibatkan sekelompok pemain naturalisasi di sepak bola Malaysia baru saja memasuki fase baru yang kelam.

BACA JUGA:GANAS! Kecerdasan Taktis John Herdman Siap Bawa Timnas Indonesia ke Level Berikutnya

BACA JUGA:WOW! Gaji John Herdman Disebut Capai Ribuan Dolar, Media Honduras Ungkap Alasan Pilih Timnas Indonesia

Menurut pembaruan dari situs transfer terpercaya Transfermarkt pada 23 Desember, ketujuh pemain tersebut, termasuk Hector Hevel , Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Jon Irazabal, Joao Figueiredo, dan Imanol Machuca, secara resmi telah dihapus nilai transfernya.

Nilai pasar mereka saat ini telah anjlok hingga nol.

Ini merupakan pukulan besar bagi karier para bintang yang dulunya memiliki nilai jutaan dolar, seperti Imanol Machuca (2,3 juta euro) atau Joao Figueiredo (1,85 juta euro).

Sebelumnya, FIFA telah menjatuhkan sanksi skorsing 12 bulan kepada kelompok pemain ini karena pelanggaran serius terhadap Pasal 22 Kode Disiplin mengenai pemalsuan dokumen untuk naturalisasi ilegal.

Selain larangan tersebut, masing-masing individu juga didenda 10.560 ringgit.

BACA JUGA:HEBOHKAN ASIA! Pelatih Baru Timnas Indonesia Didukung Media Top Jepang, John Herdman Curi Hati Fans Garuda

BACA JUGA:Link Live Streaming Futsal Putra Indonesia vs Myanmar di Piala AFF Futsal U-19

Konsekuensi langsung dari keputusan ini adalah ketujuh pemain tersebut kontraknya diakhiri oleh klub masing-masing dan menghadapi pengangguran jangka panjang karena mereka tidak lagi memenuhi persyaratan profesional untuk didaftarkan sebagai pemain.

Sebagai upaya terakhir untuk menyelamatkan situasi, Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads