Enzo Maresca Bongkar Penyebab Chelsea Tumbang di Stamford Bridge vs Aston Villa: Dominasi 60 Menit Sia-Sia!
Enzo Maresca Beri Sinyal Chelsea dalam Situasi Bahaya-@maresca-Instagram
JAKARTA, DISWAY.ID - Pelatih kepala Chelsea, Enzo Maresca tak menutupi rasa kecewanya setelah timnya kalah 1-2 dari Aston Villa pada laga Liga Premier Inggris yang digelar Sabtu, 27 Desember 2025 di Stamford Bridge.
Enzo Maresca menilai timnya kembali melakukan kesalahan yang sama—sebuah pola yang sudah berulang beberapa kali musim ini.
Chelsea sebenarnya tampil meyakinkan pada satu jam pertama pertandingan. Mereka terlihat menguasai permainan, menekan Aston Villa yang sedang berada di papan atas, serta punya peluang untuk mencetak lebih dari satu gol.
Namun situasi berubah drastis setelah Chelsea gagal memaksimalkan dominasi tersebut menjadi keunggulan yang aman.
Chelsea Kehilangan Kontrol Setelah Kebobolan
Chelsea sempat unggul lebih dahulu lewat gol jarak dekat Joao Pedro. Akan tetapi, Villa berhasil menyamakan skor melalui gol Ollie Watkins yang disebut Maresca sebagai momen yang mengubah ritme pertandingan.
Belum sempat Chelsea kembali stabil, Aston Villa justru mengambil alih momentum.
Pemain pengganti Aston Villa mencetak gol kemenangan lewat sundulan dari situasi sepak pojok, membuat tim tamu membawa pulang tiga poin penuh.
Sementara Aston Villa kini tetap menempel ketat Arsenal di papan atas, Chelsea harus menerima kenyataan bahwa posisi mereka mulai terancam di tengah persaingan yang semakin ketat.
BACA JUGA:Masa Depan Enzo Maresca Digoyang! Chelsea Mulai Cari Pelatih Baru, Filipe Luis?
Enzo Maresca: 'Seharusnya Kami Sudah Cetak 2 atau 3 Gol'
Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Maresca mengaku frustrasi karena Chelsea tidak cukup klinis, padahal kesempatan terbuka lebar.
Menurutnya, ketika Villa mencetak gol penyeimbang, Chelsea sebenarnya sudah seharusnya unggul lebih jauh.
Maresca menegaskan bahwa timnya perlu belajar mengelola pertandingan dengan lebih baik setelah kebobolan, terutama ketika sedang dalam posisi mengontrol permainan.
Ia juga menyoroti bahwa kesalahan ini bukan kejadian pertama. Chelsea pernah mengalami situasi serupa ketika melawan Brighton, Sunderland, Arsenal, dan bahkan sebelumnya melawan Villa juga—unggul lebih dulu, tapi gagal mengamankan kemenangan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: