Enam Bulan Program Desa Berdaya, PLN UIP JBB Dorong Kemandirian Pertanian dan Lingkungan Desa Ketos

Enam Bulan Program Desa Berdaya, PLN UIP JBB Dorong Kemandirian Pertanian dan Lingkungan Desa Ketos

PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (PLN UIP JBB) mencatat capaian positif dari implementasi Program TJSL Desa Berdaya di Desa Ketos, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten-Istimewa-

SERANG, DISWAY.ID – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (PLN UIP JBB) mencatat capaian positif dari implementasi Program TJSL Desa Berdaya di Desa Ketos, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten. 

Setelah berjalan sejak Juni 2025, program yang dilaksanakan melalui Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 1 (UPP JBB 1) ini menunjukkan perkembangan nyata dalam peningkatan produktivitas pertanian sekaligus perbaikan tata kelola lingkungan desa.

BACA JUGA:TERUNGKAP: 8 Pemain Incaran Arsenal pada Bursa Transfer Januari 2026

BACA JUGA:Profil DJ Donny, Influencer yang Rumahnya Diteror Bangkai Ayam dan Dilempar Bom Molotov

Program Desa Berdaya dirancang sebagai pendekatan pemberdayaan terpadu, yang menggabungkan dukungan sektor pertanian modern dengan penguatan kesadaran dan infrastruktur pengelolaan sampah. 

Dalam kurun enam bulan pelaksanaan, kelompok tani di Desa Ketos telah memanfaatkan berbagai bantuan alat pertanian, pelatihan, serta pendampingan yang diberikan untuk menunjang aktivitas produksi secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Manager UPP JBB 1, Haris Nasution, menyampaikan bahwa fase pendampingan menjadi kunci keberhasilan program pasca-penyaluran bantuan.

“Sejak Juni hingga Desember ini, kami tidak hanya menyerahkan sarana, tetapi juga memastikan alat, pelatihan, dan sistem yang dibangun benar-benar dimanfaatkan. Fokus kami adalah memastikan program berjalan berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi kemandirian masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:PLN Sebut Dampak Bencana Kelistrikan di Aceh Lebih Parah dari Tsunami 2004

Dari sisi lingkungan, pembangunan dan pemanfaatan fasilitas pengelolaan sampah mulai mendorong perubahan perilaku warga. Area pertanian dan saluran irigasi yang sebelumnya kerap terganggu oleh sampah kini berangsur lebih bersih, seiring meningkatnya kesadaran gotong royong dan pengelolaan sampah berbasis desa.

Kepala Desa Ketos, H. Rokhayati, menilai kehadiran program ini memberi dorongan nyata bagi warganya.

“Kami merasakan perubahan, baik dari semangat petani maupun kepedulian warga terhadap lingkungan. Program ini membantu desa kami bergerak lebih tertata, tidak hanya mengejar hasil panen, tetapi juga menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama,” tuturnya.

General Manager PLN UIP JBB, Yasir, menegaskan bahwa Program Desa Berdaya merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendorong pembangunan sosial yang berorientasi hasil dan keberlanjutan.

“PLN memandang program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkingan (TJSL) sebagai investasi sosial jangka panjang. Keberhasilan di Desa Ketos menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat akan lebih kuat jika ekonomi lokal dan kelestarian lingkungan berjalan beriringan,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads