Sinergi UI, PNP, dan UNDIP Laporkan Respons Bencana Tanah Datar kepada Gubernur Sumbar
Tiga kampus perguruan tinggi tersebut melaksanakan kolaborasi respon tanggap bencana di Sumatra Barat berdasarkan keilmuan masing-masing.-Istimewa-
Dari retakan tersebut meluluhlantahkan tanah dan bebatuan di bukit lalu turun ke Muaro Ambius dan masuk ke Danau Singkarak.
Kemudian yang kedua disampaikan terkait pendokumentasian Check dam (bendungan kecil) di Jorong Duo Koto yang hancur lebur.
BACA JUGA:Perayaan Tahun Baru di Bundaran HI Tuai Apresiasi, Warga Nilai Sarat Empati dan Solidaritas
Padahal kehadiran bendungan atau sabo tersebut sangat membantu warga dalam meminimalisir dampak longsor maupun banjir bandang (galodo).
Hal seperti ini yang menjadikan alasan tersendiri pentingnya diadakan pertemuan dengan gubernur agar temuan di lapangan dapat segera mendapatkan perhatian dalam rekonstruksi.
Kantor Wali Nagari Guguak Malalo pun menjadi perhatian dari tim UI dan PNP. Mengingat lokasi bangunan saat ini berada di tepi sungai yang menyalurkan air dari Check dam Jorong Duo Koto.
Selain itu posisi kantor wali nagari juga berada di bawah permukaan jalan. Wali Nagari Guguak Malalo, Mulyadi merasa terbantu dengan tim UI yang di dalamnya ada ahli Geologi sehingga mendapatkan apa yang dibutuhkan.
BACA JUGA:Zohran Mamdani Resmi Dilantik Jadi Wali Kota New York, Pilih Subway Tua sebagai Simbol Keberpihakan
BACA JUGA:Wangi Saja Nggak Cukup, Ini Alasan Deodorant Harus Bekerja Lebih Efektif di Ketiak
"Kami berterima kasih kepada Undip, UI dan PNP yang telah berkoordinasi dalam rangka untuk memberikan bantuan kepada masyarakat kami di Sumatra Barat dan kami berharap tim yang silih berganti untuk membantu kami di Sumatra baik untuk kesehatan
“Dan kemudian juga untuk penyediaan air bersih dan kemudian juga untuk ke depannya dalam rangka untuk merehabilitasi beberapa kawasan termasuk sungai-sungai kita, jalan-jalan kita."
Disampaikan juga oleh Gubernur Mahyeldi kepada perwakilan tiga kampus bahwa dirinya pun menyoroti upaya pemetaan geologi kita Sumatra Barat.
Faktor tersebut dipandang penting karena jadi sumber memang peristiwa seperti banjir, longsor. Sumatra Barat memiliki beberapa patahan sehingga melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi diharapkan dapat memberi dukungan.
Hasil tersebut kemudian akan menjadi bagian dari perencanaan ke depan untuk Sumatra Barat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: