Connie Bakrie soal Invasi AS ke Venezuela: Ketika Perang Memaksa Dunia Membentuk Aliansi Baru

Connie Bakrie soal Invasi AS ke Venezuela: Ketika Perang Memaksa Dunia Membentuk Aliansi Baru

Pakar Geopolitik dan Pertahanan Prof. Connie Rahakundini Bakrie menilai invasi Amerika Serikat ke Venezuela merupakan perang gaya baru yang memaksa Dunia membuat aliansi baru-Source for Disway.id-

JAKARTA, DISWAY.ID - Pakar Geopolitik dan Pertahanan Prof. Connie Rahakundini Bakrie menilai invasi Amerika Serikat ke Venezuela merupakan perang gaya baru yang memaksa Dunia membuat aliansi baru. 

Connie menilai, Kasus Venezuela diawal 2026 bukan insiden tunggal, melainkan gejala struktural pergeseran tatanan global.

BACA JUGA:Dikawal FBI, Nicolas Maduro Dibawa ke Pangkalan Militer AS di New York

BACA JUGA:Basarnas Temukan Jasad Pelatih Valencia di Perairan Pulau Rinca!

Konflik bergeser dari ideologi ke akses dan kendali sumber daya strategis. Bukti ulang bahwa hukum internasional tetap rujukan, tetapi sering tertinggal oleh logika kekuatan.

"Secara Geopolitik ini adalah bentuk eskalasi Doktrin Monroe: penegasan hegemoni AS di Belahan Barat. Amerika Latin diperlakukan sebagai ruang yang tidak boleh menjadi basis aliansi rival. Maka Venezuela menjadi titik tekan karena jejaringnya dengan kekuatan non-Barat," kata Connie saat dihubungi Disway.id, Minggu, 4 Januari 2026. 

"Secara Geostrategi perang terjadi dalam pola kecepatan dan kejutan (udara–laut–infrastruktur kunci). Tujuan utamanya menciptakan fait accompli sebelum mekanisme multilateral bekerja. Apa yg kita bisa pelajari? Sejarah intervensi menunjukkan bahwa tempo kecepatan mengalahkan legitimasi," ungkap Connie.

Connie menambahkan, secara Geoekonomi invasi AS ke Venezuela hingga berujung penangkapan Nicolas Maduro adalah isu kunci. Venezuela adalah simpul energi global. Perubahan kendali akan berdampak pada harga energi, OPEC+, dan rantai pasok terutama bagi Tiongkok serta investasi Rusia dan Tiongkok.

BACA JUGA:Bantah Negara Teror Influencer, Natalius Pigai: Jangan Framing Pemerintah Tanpa Bukti!

BACA JUGA:Gantikan Maduro, Sosok Delcy Rodríguez Dianggap Ancaman: Otak di Balik Rezim Represif Venezuela

"Maka jelas konflik menjadi perang akses, bukan sekadar pergantian rezim." 

Standar Ganda Hukum Internasional

Connie juga mengkritisi betapa selektifnya penerapan hukum internasional. Ia mengambil contoh pada hal-hal serupa yang dilakukan AS di Irak, Panama, Libya dan sejumlah negara Timur Tengah. 

"Hukum Internasional juga kembali menunjukkan standar ganda (Panama, Irak, Libya, Timtim, Suriah). Hukum ada, tetapi penerapannya selektif. Bagaimana jika AS juga menerapkan pada Iran? Jelas dunia memasuki fase konvergensi krisis energi dan mineral strategis. Negara Global South adalah ekosistem bahan baku kritis, termasuk rare earth materials," papar Connie. 

Di samping itu, Connie menilai invasi AS ke Venezuela akan berimplikasi bagi BRICS. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads