Jorge Lorenzo Blak-blakan Pensiun Dini dari MotoGP Gegara Tekanan Batin

Jorge Lorenzo Blak-blakan Pensiun Dini dari MotoGP Gegara Tekanan Batin

Jorge Lorenzo ungkap alasan dia memutuskan pensiun dini dari MotoGP. Ia mengaku di musim terakhirnya ia harus berurusan dengan otoritas Spanyol terkait pajak. Lorenzo dituduh berbagai macam.-Instagram-

BARCELONA, DISWAY.ID -- Jorge Lorenzo akhirnya blak-blakan, alasan terbesarnya untuk pensiun dini karena tekanan batin terkait skandal pajak di Spanyol.

Pernyataan itu dibeberkan Lorenzo dalam sebuah kanal "Jordi Wild Podcast" yang tayang pada akhir tahun 2025, dilansir Disway dari GPOne, Senin, 5 Januari 2026.

Mantan pembalap pabrikan Yamaha, Honda dan Ducati itu secara terbuka mengakui bahwa enam tahun lalu menjadi titik paling rendah kehidupannya.

BACA JUGA:Ini Dia Jadwal Peluncuran Tim Balap MotoGP 2026, Yamaha Digelar di Indonesia

Saat itu Lorenzo menjadi rekan satu tim Marc Marquez di tim pabrikan Repsol Honda. Usianya masih sangat matang, 32 tahun, bagi seorang rider MotoGP.

Hanya saja, perselisihan dengan otoritas pajak Spanyol, yang disebut berlangsung selama bertahun-tahun, berdampak buruk pada performa The Spartan-- julukan lain Lorenzo.

Lorenzo yang dikenal sebagai antagonis di MotoGP, seketika mengalami perubahan sikap. Lorenzo jauh lebih dingin dan murung.

Sebab, tak tanggung-tanggung, Lorenzo diperintahkan oleh otoritas pajak Spanyol untuk membayar utang pajak sebesar 35 juta Euro.

Lorenzo dituduh tidak pernah menjadikan rumah utamanya di Lugano, Ticino, Swiss, sebagai kediaman utamanya. Mereka juga menyebut rumah tersebut dibeli hanya untuk menghindari pajak.

Kasus hukum itu membuatnya larut. Seni balapanya hilang begitu saja. Lorenzo mengaku bahwa ia harus berjuang melawan gejala stres selama periode tersebut.

BACA JUGA:Luca Marini Bongkar Rahasia Kemajuan Honda di MotoGP: Teruslah Begini, Musim depan Jauh Lebih Baik!

"Masalah dengan otoritas pajak adalah salah satu alasan mengapa saya memutuskan untuk pensiun," ujar Lorenzo seraya mengatakan hal itu juga menyebabkan ia mengalami kerontokan rambut dan janggut.

Gejala stres selama periode tersebut benar-benar mengganggunya. Hingga akhirnya dia merasa lega setelah persidangan pada tahun 2021 dan 2023 membebaskan dirinya.

Gegara Video Komersial Lorenzo Diteror Pajak

Kasus ini bermula pada Desember 2013, di mana saat itu Lorenzo terlibat penggarapan video komersial dengan Yamaha dan Monster.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads