Darren Fletcher Wujudkan Prediksi Sir Alex Ferguson, Kini Pimpin Man Utd Melawan Burnley

Darren Fletcher Wujudkan Prediksi Sir Alex Ferguson, Kini Pimpin Man Utd Melawan Burnley

Darren Fletcher resmi memimpin Manchester United menghadapi Burnley setelah pemecatan Ruben Amorim, menandai momen yang telah diprediksi Sir Alex Ferguson bertahun-tahun lalu-Tangkapan layar Instagram@fabriziorom-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Darren Fletcher resmi memimpin Manchester United menghadapi Burnley, setelah pemecatan Ruben Amorim, menandai momen yang telah diprediksi Sir Alex Ferguson bertahun-tahun lalu.

Ketika Fletcher melangkah ke Turf Moor, itu bukan sekadar solusi sementara.

Bagi Ferguson, ini adalah saat yang telah lama ia bayangkan, sebuah visi yang muncul hampir satu dekade lalu, ketika Fletcher masih berstatus pemain dan mulai menunjukkan potensi kepelatihan.

BACA JUGA:Kandidat Pengganti Ruben Amorim di Manchester United: Enzo Maresca, Thomnas Tuchel hingga Nama Mengejutkan

BACA JUGA:Terungkap! Biaya Selangit yang Harus Dibayar Manchester United Usai Pecat Ruben Amorim

Pemecatan Amorim menyusul hasil imbang mengecewakan melawan Leeds membuat Fletcher, yang saat itu menjadi pelatih U18, dipercaya memegang kendali sementara.

Sir Alex bahkan pernah menyatakan dalam wawancara tahun 2017, bahwa ia telah mengarahkan Fletcher menuju karier kepelatihan sejak 2011, saat Fletcher berjuang melawan penyakit radang usus kronis.

Ferguson mengenang momen ikonik di pertandingan tim cadangan di Altrincham, ketika Fletcher yang masih pulih dari sakit, mengambil alih ruang ganti dan menegur para pemain muda dengan tegas.

"iJka kalian tidak bisa membuktikan diri sebagai pemain pengganti, kalian sama sekali tidak punya kesempatan bermain untuk Alex Ferguson," kata Fletcher.

Sir Alex menegaskan, kepemimpinan Fletcher bukan kebetulan, melainkan kepastian.

BACA JUGA:Ruben Amorim Dipecat Manchester United, Bursa Calon Pelatih Baru Mulai Memanas!

BACA JUGA:BREAKING! Ruben Amorim Dipecat Manchester United

Kini, di usia 41 tahun, Fletcher memiliki kesempatan untuk membuktikan mentor legendarisnya benar.

Pemahaman mendalam tentang budaya klub dan darah Setan Merah yang mengalir di nadinya menjadi senjata utama dalam membangkitkan semangat yang sempat lesu di Old Trafford.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads