Diuji di Ajang Paling Ekstrem Dunia, Truk Medium Duty Hino Turun di Dakar Rally 2026

Diuji di Ajang Paling Ekstrem Dunia, Truk Medium Duty Hino Turun di Dakar Rally 2026

HINO 600 Series yang digunakan menampilkan kemampuan adaptasi tinggi terhadap permukaan jalan yang sangat bervariasi.-Istimewa-

BACA JUGA:Klaim! Nomor HP Kamu Dikirim Saldo DANA Gratis Rp307.000 dari Fitur DANA Kaget Khusus Malam ini 6 Januari 2026

Dakar Rally adalah tonggak perjalanan Hino selama lebih dari tiga dekade. Sejak debut sebagai pabrikan truk Jepang pertama di ajang ini menegaskan nilai QDR yakni ketangguhan produk (quality), ketahanan (durability), dan keandalan (reliability).

Dimana DNA QDR ini yang selalu mencerminkan pendekatan Hino terhadap kendaraan yang diproduksi untuk selalu siap menghadapi kondisi ekstrem sekalipun demi memastikan pelanggan Hino di seluruh dunia mendapatkan produk yang andal dan terpercaya.

Saat ini, kompetisi memasuki tahap penuh (full-scale competition) dengan Special Stage sepanjang 305 km di sekitar Yanbu.

Pada babak ini, Hino Team Sugawara, yang berlaga di kategori truk dengan unit HINO 600 Series, menunjukkan performa yang stabil dan kuat.

Setelah memulai lomba dari posisi ke-13 berdasarkan hasil prolog sebelumnya, tim berhasil memperbaiki posisinya menjadi peringkat ke-9 di kelas truk.

BACA JUGA:ESDM Pastikan Harga BBM Non-Subsidi Stabil di Tengah Ketegangan AS–Venezuela

BACA JUGA:Jurus Bunda Lindungi Si Kecil dari Penyakit Diare di Musim Hujan, Ini Saran Dokter Anak

HINO 600 Series yang digunakan menampilkan kemampuan adaptasi tinggi terhadap permukaan jalan yang sangat bervariasi.

Meski medan banyak ditemui kerikil berat dan batu besar di paruh pertama SS, tim mampu mempertahankan ritme stabil sepanjang 305 km tanpa kendala berarti seperti ban bocor atau masalah mekanis lainnya.

Ini terjadi berkat review setelan suspensi yang berhasil meningkatkan kenyamanan berkendara pada permukaan kasar, serta manuver truk yang tetap terkendali di berbagai kondisi lintasan.

Rute Dakar Rally sendiri dirancang untuk meningkatkan tingkat kesulitan setiap harinya. Dari Yanbu, tim akan bergerak menuju Al-Ula bersama medan berbukit dan gurun yang lebih menantang, dengan SS sepanjang 400 km pada etape berikutnya.

BACA JUGA:Bakat Lain Toprak Razgatlioglu, Tampil Percaya Diri di The Voice Turki

BACA JUGA:BREAKING! Liam Rosenior Jadi Pelatih Baru Chelsea

Perjalanan total reli mencapai ribuan kilometer melalui gurun luas Arab Saudi, Dari Yanbu menuju Al-Ula dan seterusnya, tim akan menghadapi kombinasi lanskap gurun yang luas, dataran berbatu, serta rute yang menguji kecepatan dan ketahanan mesin.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: