Langkah Manis Putri Kusuma Wardani di Babak 32 Besar Malaysia Open 2026

Langkah Manis Putri Kusuma Wardani di Babak 32 Besar Malaysia Open 2026

Pebulu tangkis tunggal putri, Putri Kusuma Wardani mengawali langkah manisnya di Malaysia Open 2026.-Dok. PBSI-

JAKARTA, DISWAY.ID - Pebulu tangkis tunggal putri, Putri Kusuma Wardani mengawali langkah manisnya di Malaysia Open 2026.

Saat itu, Putri KW sukses menyingkirkan wakil Jepang Manami Suizu dua gim langsung dengan skor 21-8, 21-16 pada babak 32 besar Malaysia Open 2026 di Axiata, Kuala Lumpur pada Rabu, 7 Januari 2026.

BACA JUGA:5 Keutamaan Bulan Rajab 2026 dan Hikmah yang Dapat Diteladani oleh Umat Muslim

BACA JUGA:BRI Kembali Raih Resertifikasi ISO 29119, Kukuhkan Posisi sebagai Bank Pertama di Indonesia Bersertifikasi TMMi Level 3

Kemenangan tersebut menjadi sinyal positif bagi Putri di awal musim 2026. Meski mengakui sempat merasa gugup karena laga pembuka, Putri menilai dirinya tidak mengalami kesulitan berarti untuk kembali ke ritme permainan setelah jeda kompetisi akhir tahun.

"Alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik. Secara keseluruhan cukup puas dengan permainan hari ini. Memang ada sedikit deg-degan karena pertandingan pertama, tapi jeda dari World Tour Finals kemarin tidak terlalu jauh, sekitar dua minggu, jadi tidak terlalu sulit untuk kembali menemukan ritme," jelas Putri KW dalam keterangan resmi PBSI

Putri juga mengaku sudah cukup mengenal karakter permainan Manami Suizu. Keduanya pernah bertemu beberapa tahun lalu, sehingga Putri memahami betul gaya main reli panjang yang menjadi ciri khas tunggal putri Jepang.

"Saya pernah ketemu Manami tiga tahun lalu. Pola permainannya memang panjang-panjang dan seperti tunggal putri Jepang pada umumnya, dia juga kuat,” katanya.

BACA JUGA:Kabur dari Kejaran Warga, Motor Pelaku Maling Tertinggal di TKP

Pada gim pertama, Putri tampil dominan dan mampu mengontrol jalannya pertandingan.

Strategi menyerang dan penempatan bola yang rapi membuat Manami kesulitan mengembangkan permainan. Namun, situasi berubah di gim kedua saat reli-reli panjang mulai sering terjadi.

"Di gim pertama saya cukup menguasai dan mengontrol dia. Di gim kedua, di sisi saya jarang out bolanya, jadi dia baru banyak melakukan rally saat poin sudah di atas 15. Di situ saya cukup kesulitan dan akhirnya dia bisa dapat banyak poin," jelas Putri.

BACA JUGA:Mayoritas DPD Golkar Dukung Pilkada Lewat DPRD, Ini Pertimbangan dan Catatannya

Meski demikian, Putri mampu menjaga ketenangan dan menutup pertandingan tanpa harus kehilangan gim. Hasil ini menjadi modal penting baginya untuk menatap laga-laga berikutnya di turnamen pembuka tahun tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads