Intip Tren Skincare 2026: Gak Cuma Glowing, Kulit Awet Muda Jadi Impian

Intip Tren Skincare 2026: Gak Cuma Glowing, Kulit Awet Muda Jadi Impian

Memasuki tahun 2026, tren skincare bergerak ke arah yang lebih cerdas dan berbasis sains, bukan sekadar membuat kulit tampak bercahaya, tetapi benar-benar sehat hingga ke tingkat sel--Freepik

JAKARTA, DISWAY.ID - Glowing saja kini tak lagi cukup.

Memasuki tahun 2026, tren skincare bergerak ke arah yang lebih cerdas dan berbasis sains, bukan sekadar membuat kulit tampak bercahaya, tetapi benar-benar sehat hingga ke tingkat sel.

Konsep longevity atau perawatan jangka panjang menjadi fokus utama, di mana kulit ditargetkan agar tetap kuat, mampu meregenerasi diri, dan awet muda dalam waktu lama.

Mulai dari bahan aktif yang bekerja mendukung kesehatan sel, teknologi regeneratif, hingga perawatan yang lebih personal, dunia skincare 2026 menjanjikan pendekatan baru untuk mendapatkan kulit yang bukan hanya terlihat cantik hari ini, tetapi juga di masa depan.

 “Konsumen tidak lagi puas dengan janji samar tentang kilau dan hidrasi—mereka ingin memahami mekanisme, data, dan konsep longevity. Dan sejujurnya, kami sebagai klinisi juga demikian," kata dokter kulit sekaligus pendiri Klira, Dr. Emma Craythorne dilansir dari Vogue.

BACA JUGA:Doktif Desak PMJ Tahan Richard Lee, Sebut Produk Skincare Berbahaya Masih Beredar!

Tren Skincare Kulit 2026

Biostimulator dan perawatan regeneratif

Regenerasi menjadi inti perawatan kulit pada 2026.

“Pasien saya semakin fokus pada kesehatan kulit jangka panjang dan mencari perawatan regeneratif yang terlihat alami, bukan solusi instan atau perubahan dramatis,” kata Dr. Wassim Taktouk.

Estetika yang terlalu ‘penuh’ atau ‘terbekukan’ (bahkan sedikit) sudah lewat masanya; kini digantikan oleh keinginan akan kilau alami, pergerakan, dan kulit yang tampak sehat.

“Permintaan akan perawatan yang menghormati kesehatan kulit dan integritas jaringan akan terus meningkat,” tambahnya.

Biostimulator menjadi pusat pergeseran ini.

BACA JUGA:Richard Lee Janji Hadiri Pemeriksaan Sebagai Tersangka Kasus Overclaim Skincare

Tidak seperti filler tradisional, biostimulator memberikan efek langsung sekaligus perbaikan bertahap seiring waktu. Julaine, bio-aktivator yang relatif baru, patut diperhatikan.

Dengan teknologi poly-L-lactic acid, ia merangsang jaringan penopang di sekitar sel kulit yang oleh Dr. Taktouk disebut sebagai “pabrik kulit untuk semua hal baik” sehingga mendukung produksi kolagen dan elastin alami dengan peradangan minimal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads