Intip Tren Skincare 2026: Gak Cuma Glowing, Kulit Awet Muda Jadi Impian
Memasuki tahun 2026, tren skincare bergerak ke arah yang lebih cerdas dan berbasis sains, bukan sekadar membuat kulit tampak bercahaya, tetapi benar-benar sehat hingga ke tingkat sel--Freepik
“Hasilnya adalah kulit yang lebih kencang dan padat dengan warna serta tekstur yang membaik, tanpa terlihat ‘dibuat-buat’,” jelasnya.
“Ini ideal bagi pasien yang ingin terlihat sebagai versi terbaik dari diri mereka, bukan menjadi orang yang berbeda.”
Sculptra, perawatan lain berbasis poly-L-lactic acid, juga tengah mengalami kebangkitan, menurut Dr. Ash Soni, seiring semakin banyak pasien yang memprioritaskan regenerasi alami secara bertahap.
Kesehatan sel kulit
Perawatan topikal mengikuti logika regeneratif yang sama, dengan fokus pada kesehatan mitokondria—yang dikenal sebagai mesin sel.
Bahan-bahan yang mendukung fungsi mitokondria membantu sel kulit menghasilkan lebih banyak energi (ATP), memperbaiki kerusakan dengan lebih efisien, dan bertahan dari stres lingkungan, sehingga menghasilkan kulit yang lebih sehat dan tangguh dalam jangka panjang.
Perkirakan akan banyak formula yang kaya CoQ10, booster NAD+ seperti niacinamide dan NMN, peptida, antioksidan seperti vitamin C dan resveratrol, serta asam alfa-lipoat.
Dr. Craythorne juga menyoroti meningkatnya tes klinis diagnostik yang mampu mengukur stres sel, fungsi mitokondria, dan integritas skin barrier, membuka jalan bagi perawatan kulit yang benar-benar personal.
BACA JUGA:5 Skincare Terbaik untuk Kulit Sensitif Berminyak dan Mudah Berjerawat
Ectoin
Bahan perawatan kulit terpanas tahun depan?
Ectoin, turunan asam amino alami yang melindungi dan memperkuat kulit dengan membentuk lapisan hidrasi di sekitar sel-sel kulit—pencarian Google meningkat 60% dalam sebulan terakhir.
Selain membantu kulit mempertahankan kelembapan, ectoin juga mengurangi peradangan dan iritasi, serta melindungi kulit dari stres lingkungan seperti polusi, paparan UV, dan perubahan suhu, sehingga kulit menjadi lebih terhidrasi dan tangguh.
BACA JUGA:5 Skincare untuk Meratakan Warna Kulit Wajah, Rahasia Glowing tanpa Noda Hitam
Peptida, didefinisikan ulang
“Peptida akan menjadi pusat perhatian pada 2026 seiring kita menjauh dari eksfoliasi agresif dan rutinitas yang terlalu rumit, menuju perawatan kulit yang memperbaiki barrier, ramah mikrobioma, dan bersifat menyembuhkan,” kata Dr. Brendan Khong.
“Peptida adalah bahan penyusun kulit,” jelas Dr. Khong.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: