Prabowo Umumkan Swasembada Pangan, Mentan Amran: Kerja Terbaik Kabinet Merah Putih
Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan Indonesia berhasil kembali mencapai swasembada pangan pada 2025.-dok disway-
Pengadaan beras tahun 2025 pun tercatat sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Perum Bulog melalui pembelian gabah langsung dari petani any quality dengan harga Rp6.500 per kilogram.
Cadangan beras pemerintah sempat mencapai rekor 4,2 juta ton pada Juni 2025 dan kini berada di kisaran 3,25 juta ton pada awal 2026, seiring penyaluran beras untuk bencana serta pengendalian stok dan harga.
Capaian itu mencerminkan stabilitas pasokan, keberpihakan harga kepada petani, dan kehadiran negara dalam tata kelola pangan.
Dampaknya, petani kian semangat untuk berproduksi dengan jaminan harga dan kepastian serapan oleh Bulog.
"Di saat [target swasembada beras] menjadi satu tahun, alhamdulillah kami vertigo, kami asam lambung, hari ini sudah mulai sembuh, recovery kembali. Kami bukan kerja sendiri. Kalau sendirian, aku pasti tidak capai apa yang kita lihat hari ini. Tadi, Bapak (Presiden Prabowo) janji empat tahun, kemudian berubah tiga tahun, kemudian satu tahun," ujar Amran.
BACA JUGA:Bahlil Ungkap Alasan Panggil PLN Usai Paparan Kinerja Sektor ESDM Tahun 2025
Amran Terima Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama
Dalam kesempatan sama, Amran menerima tanda kehormatan Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo Subianto. Tanda kehormatan itu diberikan atas jasanya dalam pencapaian target swasembada pangan 2025.
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi negara atas kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
Penghargaan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden RI Nomor 1 dan 2 TK Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jasa dan Satya Lencana Wirakarya yang ditandatangani di Jakarta pada 7 Januari 2026.
Berikut daftar penerimaan tanda kehormatan dari Presiden Prabowo:
Bintang Jasa Utama:
- Menteri Pertanian, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP
Bintang Jasa Pratama:
- Heri Sunarto (Petani pada Poktan Ngudi Luhur, Kab Sukoharjo), mewakili empat penerima lainnya.
BACA JUGA:IHSG Rekor 9.000! Isu Venezuela Cuma Noise, Sekuritas Ingatkan Aksi Ambil Untung
BACA JUGA:Dikecam Gary Neville dan Roy Keane, Akhirnya Gabriel Martinelli Minta Maaf ke Bintang Liverpool
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: