Dirjen Bina Haji: Petugas Harus Putus Rantai 'Masalah Selesaikan Masalah' di Tanah Suci

Dirjen Bina Haji: Petugas Harus Putus Rantai 'Masalah Selesaikan Masalah' di Tanah Suci

Direktur Jenderal Bina Haji dan Umrah Kementerian Haji (Kemenhaj) RI, Puji Rahardjo memberikan penjelasan terkait tugas dan fungsi PPIH di Arab Saudi.-kho-

BACA JUGA:Diklat PPIH 2026, Irjen Kemenhaj: Haji 90 Persen Ibadah Fisik, Petugas Harus Lebih Kuat dan Berintegritas

Kegagalan komunikasi antara petugas yang tidak paham bahasa Arab dan pengemudi yang buta rute disebutnya sebagai sumber kekacauan yang luar biasa di lapangan.

Menutup arahannya, Puji menekankan empat pilar utama bagi petugas: standarisasi layanan, kepatuhan prosedur, integritas, dan ketahanan fisik.

Ia meminta petugas membuang jauh-jauh keputusan personal yang tidak berdasar pada SOP.

"Kita satu komando, satu standar layanan, dan satu data. Petugas adalah representasi negara. Jaga etika, empati, dan tolak segala bentuk gratifikasi yang merusak tata kelola," pungkasnya.

Selama 20 hari, di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, para calon petugas yang tergabung dalam PPIH Arab Saudi 2026 akan menjalani latihan fisik intensif guna membangun ketahanan mental sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads