IHSG Anjlok Dadakan Lebih dari 2 Persen, Pasar Saham Memerah!

IHSG Anjlok Dadakan Lebih dari 2 Persen, Pasar Saham Memerah!

IHSG anjlok siang ini lebih dari 2 persen-Bianca Chairunisa-

JAKARTA, DISWAY.ID - Pergerakan saham Indeks Harga saham Gabungan (IHSG) mendadak anjlok lebih dari 2 persen siang ini, Senin 12 Januari 2026. 

IHSG anjlok ke 8.715, setelah dibuka di level 8.991.

Pada Sesi 1 perdagangan hari ini, indeks ditutup naik 0,13 persen atau 11,21 poin ke 8.947,96.

Sebanyak 359 saham naik, 311 turun, dan 141 belum bergerak.

BACA JUGA:Pergerakan Saham Banjir Sentimen Positif, IHSG Menguat

Per pukul 14.40 WIB, indeks bertengger di level 8.861 dengan 480 saham merah, 233 saham hijau, 98 saham belum bergerak. Kemudian, per pukul 15.10 WIB, terlihat rebound. 

"Koreksi IHSG ini dibebani oleh emiten-emiten energi yang tadi sempat terkoreksi kurang lebih 2 persen, didorong kemungkinan aksi ambil untung setelah beberapa emiten energi menguat signifikan,” kata, analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova kepada Disway.

Sebelumnya, tadi pagi, hasil pantauan PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk mengungkapkan bahwa asing juga kedapatan membukukan net sell sebesar Rp58,94 miliar di pasar reguler dengan saham-saham yang paling banyak dijual seperti: BUMi, BMRI, AMMN, BBNI, dan BULL.

BACA JUGA:IHSG Masih Mendekati 9.000 Hari Ini, Asing Borong Saham Big Caps

"Sentimen positif disebabkan pengumuman Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Desember 2025 berada di level 123,5, atau menurun dari bulan sebelumnya sebesar 124, yang menunjukkan optimisme pelaku pasar terhadap kondisi ekonomi domestik dan indikasi positif peran kebijakan fiskal pemerintah dalam mendukung ekonomi domestik," ujar Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Reza Priyambada.

Di sisi lain, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas menguat.

Sentimen positif disebabkan oleh rilis data tingkat pengangguran yang secara mengejutkan turun tipis menjadi 4,4 persen.

BACA JUGA:Hattrick! Pergerakan IHSG Tampil Maksimal 3 Hari Berturut-turut, Hari Ini Gimana?

"Angka tersebut lebih baik dari perkiraan pasar dan angka November yang sebesar 4,5 persen," ucap Priyambada.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads