Prabowo Utus Menag RI ke Mesir Lobi Universitas Al-Azhar Kairo, Harap Bawa Kabar Baik!
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar bertolak ke Kairo, Mesir untuk membahas rencana pembukaan cabang Universitas Al-Azhar di Indonesia.-Anisha/Disway.id-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Menteri Agama Nasaruddin Umar bertolak ke Mesir untuk menjalankan mandat Presiden Prabowo Subianto.
Kunjungannya kali ini adalah membahas peluang ekspansi pembangunan cabang Universitas Al-Azhar Kairo di Indonesia.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan Universitas Al-Azhar di Mesir kini overload karena menanggung mahasiswa dari berbagai negara.
BACA JUGA:Bukan Sekadar Rumor! Chelsea Siap 'All Out' Gaet Bek Muda Paling Menjanjikan Ligue 1
BACA JUGA:Antisipasi Hujan Ekstrem, BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca di Jateng demi Cegah Banjir
Indonesia menjadi salah satu penyumbang terbesar, di mana mayoritas santri-santri daerah memilih Al-Azhar Kairo sebagai tujuan utama di tingkat pendidikan tinggi Agama Islam.
Selain itu, alasan terbesar Menag agar Al-Azhar Kairo mendirikan cabangnya di Indonesia karena biaya hidup dan kebutuhan di Mesir yang semakin meningkat, menjadi pertimbangan besar pemerintah Prabowo.
“Mesir sekarang overloaded, selain menanggung pengungsian dalam jumlah besar juga jumlah mahasiswa internasional meningkat, sementara beban ekonominya berat,” kata Menag dalam keterangannya, Minggu, 18 Januari 2026.
Menurut Menag, inisiatif pembukaan cabang di Indonesia mendapat dukungan sejumlah negara sahabat seperti Qatar, Abu Dhabi, dan Yordania.
BACA JUGA:DPR Minta Publik Tahan Spekulasi soal Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak
BACA JUGA:Akad Nikah Sespri Presiden, Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi
Skema kerja sama yang akan dibahas meliputi kemungkinan program dual degree, joint faculty, atau model pendidikan langsung dengan pengajar dari Universitas Al-Azhar.
Pertimbangan besar lainnya Menag menjelaskan, kemudahan akses masuk dan proses belajar di Indonesia jauh lebih mudah dan terjangkau.
Misalnya, calon mahasiswa dari Singapura, Brunei Darussalam maupun Malaysia, mereka tidak perlu jauh terbang ke Mesir.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: