1 Syaban 2026 Jatuh Pada Tanggal Berapa? Cek Penetapan Resmi Pemerintah dan Muhammadiyah
1 Syaban 2026 jatuh pada tanggal berapa tengah dicari masyarakat, khususnya umat Islam.--Freepik
Malam ini memiliki keutamaan khusus, di mana Allah SWT memberikan ampunan kepada hamba-hamba-Nya yang memohon ampunan dan berdoa dengan hati yang tulus.
Sebagaimana hadits yang diriwayatkan Imam Tirmidzi, Imam Ibnu Majah, Imam Ahmad bin Hanbal dan Imam Ibnu Hibban, beliau berkata.
عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ : فَقَدْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةً فَخَرَجْتُ فَإِذَا هُوَ بِالْبَقِيعِ فَقَالَ أَكُنْتِ تَخَافِينَ أَنْ يَحِيفَ اللَّهُ عَلَيْكِ وَرَسُولُهُ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي ظَنَنْتُ أَنَّكَ أَتَيْتَ بَعْضَ نِسَائِكَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَنْزِلُ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا فَيَغْفِرُ لِأَكْثَرَ مِنْ عَدَدِ شَعْرِ غَنَمِ كِلَبٍ
Artinya: Dari Sayyidah Aisyah RA beliau berkata: "Aku kehilangan Rasulullah SAW pada suatu malam. Kemudian aku keluar dan aku menemukan beliau di pemakaman Baqi' Al-Gharqad" maka beliau bersabda "Apakah engkau khawatir Allah dan RasulNya akan menyia nyiakanmu?" Kemudian aku berkata: "Tidak wahai Rasulullah SAW, sungguh aku telah mengira engkau telah mendatangi sebagian isteri-isterimu". Kemudian Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah menyeru hamba-Nya di Malam Nishfu Syaban kemudian mengampuninya dengan pengampunan yang lebih banyak dari bilangan bulu domba Bani Kilab (maksudnya pengampunan yang sangat banyak)." (HR. Imam Tirmidzi, Imam Ibnu Majah, Imam Ahmad Bin Hanbal dan Imam Ibnu Hibban beliau berkata hadits ini shahih).
3. Doa
Memasuki bulan Syaban, membaca doa termasuk amalan yang kerap dilakukan oleh Rasulullah SAW.
Doa ini dibaca berulang kali pada 1 Syaban untuk memperoleh pahala yang besar.
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
Arab Latin: Allaahumma baarik lanaa fii rajaba wa sya'baana wa ballighnaa ramadhaana.
Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, dan sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan."
Kapan Puasa Syaban 2026?
Dikutip banten.nu.or.id, pelaksanaan puasa Syaban hukumnya sunnah.
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ: لَا يُفْطِرُ؛ وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ: لَا يَصُومُ. وَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ قَطُّ إِلَّا رَمَضَانَ، وَمَا رَأَيْتُهُ فِي شَهْرٍ أَكْثَرَ مِنْهُ صِيَامًا فِي شَعْبَانَ. (مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ، وَاللَّفْظُ لِمُسْلِمٍ)
Artinya: “Diriwayatkan dari Aisyah ra, ia berkata: ‘Rasulullah saw sering berpuasa sehingga kami katakan: ‘Beliau tidak berbuka’; beliau juga sering tidak berpuasa sehingga kami katakan: ‘Beliau tidak berpuasa’; aku tidak pernah melihat Rasulullah saw menyempurnakan puasa satu bulan penuh kecuali Ramadhan; dan aku tidak pernah melihat beliau dalam sebulan (selain Ramadhan) berpuasa yang lebih banyak daripada puasa beliau di bulan Sya’ban’.” (Muttafaqun ‘Alaih. Adapun redaksinya adalah riwayat Muslim).
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ: ... كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ، كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ إِلاَّ قَلِيلاً. (رواه مسلم)
Artinya: “Diriwayat dari Aisyah ra, ia berkata: ‘… Rasulullah saw sering berpuasa Sya’ban seluruhnya; beliau sering berpuasa Sya’ban kecuali sedikit saja’.” (HR Muslim).
Mengacu pada jadwal di atas, berikut prediksi jadwal puasa Syaban 2026.
- 20 Januari 2026: 1 Syaban 1447 H
- 21 Januari 2026: 2 Syaban 1447 H
- 22 Januari 2026: 3 Syaban 1447 H
- 23 Januari 2026: 4 Syaban 1447 H
- 24 Januari 2026: 5 Syaban 1447 H
- 25 Januari 2026: 6 Syaban 1447 H
- 26 Januari 2026: 7 Syaban 1447 H
- 27 Januari 2026: 8 Syaban 1447 H
- 28 Januari 2026: 9 Syaban 1447 H
- 29 Januari 2026: 10 Syaban 1447 H
- 30 Januari 2026: 11 Syaban 1447 H
- 31 Januari 2026: 12 Syaban 1447 H
- 1 Februari 2026: 13 Syaban 1447 H
- 2 Februari 2026: 14 Syaban 1447 H
- 3 Februari 2026: 15 Syaban 1447 H
- 4 Februari 2026: 16 Syaban 1447 H
- 5 Februari 2026: 17 Syaban 1447 H
- 6 Februari 2026: 18 Syaban 1447 H
- 7 Februari 2026: 19 Syaban 1447 H
- 8 Februari 2026: 20 Syaban 1447 H
- 9 Februari 2026: 21 Syaban 1447 H
- 10 Februari 2026: 22 Syaban 1447 H
- 11 Februari 2026: 23 Syaban 1447 H
- 12 Februari 2026: 24 Syaban 1447 H
- 13 Februari 2026: 25 Syaban 1447 H
- 14 Februari 2026: 26 Syaban 1447 H
- 15 Februari 2026: 27 Syaban 1447 H
- 16 Februari 2026: 28 Syaban 1447 H
- 17 Februari 2026: 29 Syaban 1447 H (akhir Syaban versi Muhammadiyah dan pemerintah)
- 18 Februari 2026: 30 Syaban 1447 H (akhir Syaban menurut prediksi NU)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: