1 Syaban 2026 Jatuh Pada Tanggal Berapa? Cek Penetapan Resmi Pemerintah dan Muhammadiyah

1 Syaban 2026 Jatuh Pada Tanggal Berapa? Cek Penetapan Resmi Pemerintah dan Muhammadiyah

1 Syaban 2026 jatuh pada tanggal berapa tengah dicari masyarakat, khususnya umat Islam.--Freepik

Berdasarkan kalender Hijriah terbitan Kemenag, 1 Syaban 1447 H jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026.

Nahdlatul Ulama melalui Almanak Tahun 2026, Lembaga Falakiyah FCNU Kabupaten Bojonegoro juga memprediksi awal Syaban jatuh pada tanggal yang sama dengan pemerintah.

BACA JUGA:Kapan Puasa Syaban 2026 Dimulai? Cek Tanggalnya di Sini

"1 Syaban 1447 H diprediksi jatuh pada Selasa Pahing, 20 Januari 2026," bunyi keterangan tersebut.

Muhammadiyah melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) juga menetapkan 1 Syaban 2026 jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026.

Dengan demikian, penetapan 1 Syaban 2026 versi pemerintah dan Muhammadiyah jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026.

Sedangkan, NU masih memprakirakan awal Syaban jatuh pada tanggal yang sama.

Meski begitu, terdapat perbedaan lama bulan kedelapan Hijriah tersebut.

Berdasarkan prediksi pemerintah dan NU, Syaban akan berlangsung selama 30 hari dan berakhir pada Rabu, 18 Februari 2026.

Sementara, Muhammadiyah memperkirakan Syaban berlangsung selama 29 hari dan berakhir pada Selasa, 17 Februari 2026.

Amalan Bulan Syaban 2026

Berikut amalan bulan Syaban 1447 H yang dianjurkan untuk dilaksanakan umat Islam.

1. Puasa

Salah satu amalan utama di bulan Syaban merupakan puasa sunnah.

Sepanjang bulan ini, Rasulullah SAW dikenal sering berpuasa karena menjadi cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus melatih diri sebelum memasuki bulan Ramadhan.

Aisyah berkata, "Saya tidak pernah melihat Rasulullah SAW melakukan puasa satu bulan penuh kecuali pada bulan Ramadhan. Dan, saya juga tidak pernah melihatnya sangat banyak melakukan puasa selain pada bulan Sya'ban." (HR Bukhari dan Muslim)

2. Malam Nisfu Syaban

Terdapat malam istimewa yang dikenal sebagai malam Nisfu Syaban.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads