Perhatian! Truk ODOL Dilarang Lewat Jembatan Bailey di Lokasi Bencana Sumatera

Perhatian! Truk ODOL Dilarang Lewat Jembatan Bailey di Lokasi Bencana Sumatera

Bangunan dan konstruksi jembatan Bailey di lokasi bencana Sumatera disebut hanya bersifat sementara. Truk-truk odol dengan muatan berlebih, dilarang melintas.-Ist-

Seluruh jembatan tersebut dibangun dengan standar teknis tertentu dan memiliki batas beban yang wajib dipatuhi oleh pengguna jalan.

BACA JUGA:Konsisten Berdayakan Desa, BNI Raih Penghargaan Hari Desa Nasional 2026

BACA JUGA:Mahasiswi Ilmu Gizi Universitas Esa Unggul Raih Medali Emas di NYSO 2025

Salah satu jembatan yang menjadi akses vital adalah Jembatan Bailey Krueng Beutong yang telah berfungsi sejak 9 Januari 2026.

Jembatan ini memiliki panjang 30 meter dan lebar 4,2 meter, dengan kapasitas beban maksimal hingga 20 ton, serta diperuntukkan bagi kendaraan ringan, kendaraan darurat, dan logistik terbatas.

Jembatan Bailey di lokasi lain, seperti Krueng Tingkem dan Teupin Mane, merupakan tipe jembatan rangka baja modular yang bersifat sementara atau semi permanen.

Seluruh jembatan Bailey telah melalui pengujian teknis yang difokuskan pada kekuatan sambungan panel dan kekakuan rangka. 

Uji beban dilakukan setelah proses perakitan di lapangan untuk memastikan jembatan layak digunakan.

Selain itu, diberlakukan pengaturan lalu lintas berupa sistem buka-tutup atau pembatasan jenis kendaraan guna menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama masa pemulihan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads