Apa Itu Saham Gorengan? Ini Ciri-ciri yang Wajib Diketahui Investor

Apa Itu Saham Gorengan? Ini Ciri-ciri yang Wajib Diketahui Investor

Tips Investasi Saham-drobotdean-Freepik

JAKARTA, DISWAY.ID - Bagi seseorang yang berkecimpung di dunia investasi saham Indonesia, mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah 'saham gorengan'.

Istilah ini sering kali digunakan untuk menggambarkan potensi risiko yang sangat tinggi.

Bagi pemula, investasi saham perlu dipikirkan secara matang. Hal ini dilakukan agar dapat berhati-hati dengan segala kemungkinan termasuk potensi merugi.

Lantas bagaimana cara mengenali saham gorengan? Simak infomasi lebih lengkapnya berikut ini.

Apa Itu Saham Gorengan?

Melansir dari InvestasiKu, saham gorengan merupakan saham dengan market cap rendah yang harganya dapat dikendalikan oleh bandar saham dengan tujuan tertentu.

BACA JUGA:Empat Saham Rekomendasi Analis, IHSG Kembali Ditutup Menguat

Umumnya, harga saham gorengan mudah melonjak dalam waktu singkat, namun juga sangat cepat anjlok.

Penggorengan saham merupakan praktik ilegal ketika sekelompok investor, termasuk pihak yang memiliki saham di perusahaan tersebut, berkolusi untuk mengerek harga saham secara artifisial.

Manipulasi ini dilakukan untuk menciptakan kesan seolah-olah saham tersebut memiliki prospek cerah sehingga menarik minat investor ritel.

Ciri-Ciri Saham Gorengan

Berikut ciri-ciri saham gorengan yang perlu diketahui agar terhindar dari risiko tinggi:

1. Pergerakan harga tidak wajar

BEI melakukan pengawasan ketat terhadap saham yang pergerakan harganya tidak wajar selama lebih dari dua hari berturut-turut.

Melalui radar pengawasan ini, otoritas bursa dapat mendeteksi indikasi saham gorengan dengan menandai adanya aktivitas tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA).

BACA JUGA:Analis Ungkap Penyebab IHSG Anjlok di Atas 2 Persen, Pantau Pergerakan Saham Hari Ini

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu terciptanya perdagangan efek yang teratur, wajar, dan efisien di pasar modal.

2. Market cap rendah

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads