Waduh, Pedagang Keluhkan Stok Thrifting Menipis Jelang Ramadhan
Pedagang Balpres alias Thrifting di Pasar Senen mengeluhkan stok menipis jelang Bulan Ramadhan yang tiba tiga minggu lagi-Disway.id/Bianca Khairunnisa-
JAKARTA, DISWAY.ID - Hingga saat ini, konflik perizinan jual-beli pakaian impor bekas layak pakai atau thrifting masih terus menghantui para pedagang thrifting yang bertempat di pasar Senen, Jakarta Pusat.
Pasalnya, kini para pedagang pasar Senen pun juga turut mengungkapkan kondisi kekosongan stok pakaian bekas untuk diperjual-belikan, usai Pemerintah resmi menerapkan larangan jual beli thrifting pada bulan November 2025.
BACA JUGA:Kemenhaj Harap MUI Godok Fatwa Baru, Status Pendaftaran Haji hingga Jemaah Ilegal Itu Haram
BACA JUGA:Wow! Ini Gaji Layvian Kurzawa Terakhir Kali di PSG, Persib Kok Sanggup?
Alhasil, larangan ini pun juga mulai berdampak bukan hanya kepada kondisi perekonomian para pedagang thrifting, saja, namun juga kepada para pekerja jasa informal seperti porter.
Menurut Sekretaris Jenderal Himpunan Pedagang Pakaian Impor Indonesia (HP2I2), Oscar Pendong, situasi ini jika terus dibiarkan, akan perlahan membunuh ekonomi jutaan para pedagang thrifting, bukan hanya yang berasal dari pasar Senen saja.
"Karena itu sama seperti sudah membunuh jutaan UMKM yang bersimbiosis mutualisme dengan pedagang thrifting. Di mana ada pedagang thrifting, di situ ada pedagang UMKM lokal," ucap Oscar kepada Disway di Jakarta, pada Senin, 26 Januari 2026.
BACA JUGA:Inul Daratista Pingsan dan Dirawat Intensif di RS, Leukosit hingga Parasit Tinggi
BACA JUGA:Jambret Ku Kejar, Tersangka Ku Dapat: Kejari Sleman Kabulkan Permohonan RJ Hogi Minaya!
Lebih lanjut, Oscar sendiri juga turut menambahkan bahwa jika kondisi ini dibiarkan terus berlangsung, maka hal tersebut juga akan perlahan menimbulkan ketidakpuasan dari para pedagang thrifting lainnya.
Terlebih lagi, dirinya menambahkan, saat kedatangan bulan suci Ramadhan tahun 2026 ini semakin dekat. Pasalnya, momen-momen menjelang datangnya bulan Ramadhan adalah momen yang paling ditunggu-tunggu oleh para pedagang thrifting di pasar Senen.
"Karena apabila nanti menjelang puasa nanti para pedagang ini tidak mempunyai stok barang yang akan dijual, itu secara otomatis akan memicu gejolak, atau gelombang protes, dan akan membuat para pedagang ini dengan sendirinya akan berdemonstrasi di seluruh Indonesia," tutur Oscar.
BACA JUGA:BREAKING NEWS: Thomas Djiwandono Terpilih Menjadi Deputi Gubernur BI
"Jadi ini adalah bom waktu, apabila pemerintah tidak menggubris aspirasi maupun harapan dari para pedagang thrifting," sambungnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: