Ingat! Ini Risiko Terbesar Jika Anda Auto-pilot Gunakan AI
Ilustrasi penggunaan Artificial Intelligence (AI) di lingkungan kerja.-ist-
Dalam praktiknya, AI akan memberikan dampak paling optimal ketika diposisikan sebagai alat bantu berpikir, bukan sebagai auto-pilot yang mengambil alih kendali.
BACA JUGA:Jakarta Electric PLN Mobile Gilas Popsivo Polwan 3-0, Tutup Putaran Pertama Proliga 2026
Untuk itu, terdapat lima prinsip sederhana namun krusial yang dapat menjadi pegangan agar pemanfaatan AI tetap produktif tanpa terjebak pada shortcut thinking.
Pertama, mulai dari problem framing, bukan sekadar prompting.
Alih-alih langsung menulis perintah, penting untuk terlebih dahulu mendefinisikan masalah yang ingin diselesaikan. Tanpa kerangka yang jelas, AI memang bisa memberi jawaban cepat, tetapi sering kali bersifat umum dan dangkal.
Kedua, gunakan AI untuk menyusun struktur berpikir, bukan menghasilkan kesimpulan.
AI sangat membantu dalam merapikan alur, mengelompokkan ide, atau memetakan argumen. Namun, keputusan akhir tetap perlu diambil oleh pekerja sebagai pengguna yang memahami konteks dan dampaknya.
Ketiga, alihkan beban tugas berulang pada AI.
Banyak waktu kerja tersita untuk tugas berulang seperti merangkum dokumen atau menyiapkan draft awal.
BACA JUGA:Ratusan Hektare Sawah di Lebak Diasuransikan 2026
Dengan mengalihkan tugas-tugas ini ke AI, pekerja memiliki ruang lebih besar untuk melakukan analisis, menilai risiko, dan menyusun strategi.
Keempat, posisikan AI sebagai co-pilot yang bisa diajak berdialog.
Output AI sebaiknya dilihat sebagai bahan diskusi, bukan hasil akhir. Dengan menguji dan mempertanyakan kembali jawabannya, pekerja tetap memegang kendali sekaligus memperluas perspektif.
Kelima, akhiri setiap proses dengan human judgment.
Tahap akhir yang tidak dapat diambil alih oleh AI adalah penilaian pekerja terhadap dampak dan konsekuensi dari sebuah output, baik dari sisi akurasi, implikasi bisnis, maupun etika.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: