Program Gentengisasi Prabowo Bakalan Bikin Pengusaha Panen Cuan, Mensesneg: Dimulai Tahun Ini
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah saat ini tengah mendiskusikan mengenai skema pendanaan program gentengisasi.-anisha aprilia-
JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah saat ini tengah mendiskusikan mengenai skema pendanaan program gentengisasi.
Tentunya rencana ini menjadi angin segar, pasalnya gentengisasi Prabowo bakalan bikin pengusaha panen cuan, mengingat banyaknya rumah di Indonesia yang masih menggunakan atap seng
Menurut Prasetyo, wacana gentengisasi sebenarnya telah dibahas dalam sejumlah pertemuan informal sebelum disampaikan secara terbuka oleh Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
“Beberapa kementerian sudah diberi tugas, misalnya bagaimana kita bisa menemukan teknologi atau alat-alat untuk mencetak genteng manakala kita membutuhkan produksi genteng dalam jumlah besar,” ujar Prasetyo, Rabu, 4 Februari 2026.
BACA JUGA:Inilah Tampang Liu Xiaodong, WN Cina Otak Pelaku Pencurian Emas 774 Kg di Ketapang!
BACA JUGA:Gak Malu-Malu Lagi, Jule Beberkan 3 Alasan Lebih Pilih Safrie Dibanding Daehoon
Politikus Partai Gerindra ini berharap program ini bisa dimulai pada tahun 2026 dan meminta semua pihak dari swasta bisa turut membantu.
"Kita juga berkeinginan karena ini bagian dari menggugah supaya semua pihak juga pada akhirnya ikut terlibat gitu," paparnya.
"Mungkin perorangan-perorangan atau pihak-pihak swasta, jadi tidak sekadar kita misalnya nanti hanya menggantungkan dari APBN atau APBD gitu.".
"Karena semangat kebersamaan dan keindahan, kebersihan itulah yang beliau sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan ingin menggugah itu," kata dia.
BACA JUGA:Ditutup Perkasa, Apa Kata Analis Soal Potensi IHSG Hari Ini?
Program gentengisasi ini disampaikan oleh Presiden Prabowo sebagai bagian dari upaya memperindah lingkungan permukiman.
Menurut Presiden, penggunaan atap seng yang meluas membuat kawasan menjadi panas dan kurang estetis.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: