Mitra SPPG Wajib Pantau Pengelolaan Dapur SPPG tanpa Mengintervensi
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menyerukan agar Mitra tidak lepas tanggung jawab terhadap pelaksanaan operasional dapur Satuan Pelaksana Pelayanan Gizi (SPPG). --Candra Pratama
Nanik menguraikan dua hal yang harus menjadi acuan para Mitra SPPG itu, saat memberikan pengarahan dalam acara Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola MBG, serta Pengawasan dan Pemantauan SPPG di Kabupaten Pacitan.
Dalam acara itu hadir Bupati dan Wakil Bupati Pacitan, Plt Bupati Ponorogo, para anggota Forkompimda dari kedua Kabupaten itu, KPPG Jawa Timur, Koordinator Regional, Koordinator Wilayah, para kepala SPPG se Kabupaten Pacitan dan Ponorogo, serta para mitra dan yayasan.
Ketua Harian Tim Koordinasi 17 Kementerian dan Lembaga untuk Pelaksanaan Program MBG itu kemudian mengingatkan bahwa suspend atau penutupan sementara dapur, kini bukan hanya karena di dapur SPPG itu terjadi insiden keamanan pangan.
“Yang kita suspend juga adalah kalau Bapak Ibu Mitra tidak benar dalam menggunakan anggaran sepuluh ribu. Kita akan audit. Nah, kalau nggak bener kita suspend.” ujarnya.
Persoalan penyelewengan anggaran menjadi perhatian serius Nanik.
BACA JUGA:Kronologi Pembegalan Pegawai SPPG di Bekasi Versi Polisi
Sebab, berdasarkan investigasi yang dilakukan Timnya selama ini, banyak ditemukan berbagai permainan anggaran belanja bahan baku yang dilakukan Mitra pun ada yang kong kalikong dengan oknum Kepala SPPG.
Padahal dampak selanjutnya adalah kualitas makanan yang jelek, dan tidak memenuhi nilai gizi.
Mitra memang berhak untuk berbelanja bahan makanan untuk dapur MBG. Sebab, Kepala SPPG sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak diperbolehkan bersentuhan dengan transaksi jual beli.
Tapi semua yang dibelanjakan Mitra harus sepengetahuan Kepala SPPG. Sebaliknya Kepala SPPG pun harus mengetahui harga pasar dan harga eceran tertinggi, sehingga tidak dipermainkan atau dibohongi mitra.
BACA JUGA:Fakta-Fakta 32 Ribu Pegawai SPPG Bakal Jadi PPPK, Kriteria dan Persyaratan
Nanik masih bisa memahami jika mitra hanya mencari untung seperak dua perak
Tapi jika mereka mencari untung besar dengan merekayasa menu dengan bahan pangan yang tidak berkualitas, atau tidak membelanjakan anggaran pembelian makanan 10 ribu secara optimal, ia memastikan bahwa dapur-dapur MBG dengan mitra yang nakal seperti itu, akan dihentikan operasinya
“Begitu saya tahu dan menemukan mitra intevensi dalam penentuan menu dan belanja bahan baku kwalitas nomern dua, saya akan langsung suspend satu minggu,” kata Nanik dengan tegas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: