Program Makan Bergizi Gratis Dinanti, Bupati Madiun Sebut Warga Menangis Ingin Segera Terealisasi

Program Makan Bergizi Gratis Dinanti, Bupati Madiun Sebut Warga Menangis Ingin Segera Terealisasi

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, dalam acara Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola MBG di wilayah Madiun Raya-Tangkapan layar Instagram@nanik_deyang-

Sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025, penyelenggaraan MBG wajib memprioritaskan produk dalam negeri dan keterlibatan UMKM serta BUM Desa.

Menanggapi hal itu, para kepala daerah di wilayah Madiun Raya mulai memamerkan kesiapan potensi daerah masing-masing:

Kota Madiun

BACA JUGA:Kemensos Dukung Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Nias Utara

BACA JUGA:KPK Soroti Dugaan Pelanggaran Pemeriksaan WNA Singapura

  • Plt Walikota Bagus Panuntun telah menyiapkan aplikasi 'Kudalumping' untuk mempercepat dan memantau pelaksanaan program agar lebih transparan.

Kabupaten Magetan:

  • Wakil Bupati Suyatni Priasmoro menyatakan kesiapan pasokan pangan. Saat ini, Magetan mengalami surplus telur sebanyak 60 ribu ton, ditambah ketersediaan sayuran seperti buncis dan wortel yang melimpah.

Kabupaten Ngawi:

  • Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko menonjolkan sektor beras. Ngawi kini tengah mengembangkan padi organik tanpa pupuk kimia untuk menjamin kualitas gizi yang lebih baik bagi penerima manfaat.

BACA JUGA:Pelatihan Observasi Hilal Dibuka, Kemenag Ajak Konten Kreator dan Influencer Kuasai Hisab Rukyat

BACA JUGA:Nasib Lebih Jelas, GTK Madrasah Ungkap Rencana Kesejahteraan Guru Non-ASN

Melalui sinergi antar-daerah ini, pemerintah optimistis program Makan Bergizi Gratis tidak hanya akan melahirkan generasi yang sehat dan cerdas, tetapi juga menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi lokal di Jawa Timur.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads