Puasa Aman atau Berbahaya bagi Penderita GERD? Ini Penjelasan Dokter

Puasa Aman atau Berbahaya bagi Penderita GERD? Ini Penjelasan Dokter

Fakta Mengejutkan, Puasa Justru Bisa Ringankan GERD?-felicities-Freepik

1. Jangan Melewatkan Sahur Melewatkan sahur dapat memperparah asam lambung karena perut kosong terlalu lama. Sahur membantu menjaga kestabilan produksi asam lambung selama berpuasa.

2. Buka Puasa Tepat Waktu Menunda berbuka puasa dapat membuat asam lambung menumpuk. Saat berbuka puasa, makanan yang masuk akan membantu asam lambung bekerja sebagaimana mestinya.

3. Makan Perlahan dengan Porsi Kecil Makan terlalu cepat dan dalam porsi besar saat berbuka puasa justru dapat memicu naiknya asam lambung. Mengunyah makanan dengan baik membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal.

4. Hindari Makanan Pemicu Asam Lambung Setiap penderita GERD memiliki pemicu yang berbeda. Namun secara umum, hindari makanan pedas, asam, berlemak tinggi, serta minuman berkafein seperti kopi, teh pekat, dan cokelat.

5. Jangan Langsung Berbaring Setelah Makan Beri jeda sekitar 2–3 jam setelah makan sebelum berbaring atau tidur. Kebiasaan ini penting untuk mencegah refluks asam lambung, terutama setelah sahur.

Selain itu, penderita GERD yang ingin berpuasa disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis penyakit dalam atau gastroenterologi. Dokter akan menyesuaikan jenis obat serta waktu konsumsi agar puasa tetap aman.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads