Kenapa Awal Puasa Bisa Berbeda? Ini Penjelasan Ilmiah dan Agamanya

Kenapa Awal Puasa Bisa Berbeda? Ini Penjelasan Ilmiah dan Agamanya

Rahasia di Balik Penentuan Awal Ramadan yang Jarang Diketahui---Dok. Istimewa

Dengan perhitungan ini, para ahli dapat mengetahui posisi bulan, ketinggiannya, serta kemungkinan apakah hilal bisa terlihat atau tidak.

Bahkan metode hisab mampu memprediksi awal Ramadan jauh sebelum bulan itu tiba.

Di Indonesia, kedua metode ini dipertimbangkan dalam sidang isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Dalam sidang tersebut, data hisab dipaparkan, laporan rukyat dikumpulkan, lalu hasil akhirnya diumumkan secara resmi kepada masyarakat.

BACA JUGA:Pelatihan Observasi Hilal Dibuka, Kemenag Ajak Konten Kreator dan Influencer Kuasai Hisab Rukyat

Meski begitu, beberapa organisasi Islam memiliki kriteria berbeda dalam menentukan awal bulan, seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama.

Itulah sebabnya awal puasa kadang tidak selalu sama. Perbedaan ini bukanlah kesalahan, melainkan perbedaan metode dalam menentukan awal bulan. Yang terpenting, niat dan ibadahnya tetap sama.

Jadi sekarang kamu tahu, awal bulan puasa tidak ditentukan sembarangan. Ada pengamatan, ada perhitungan, dan ada ilmu di baliknya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads